Bantaeng, Inspirasimakassar.com:

Kasat Reskrim Polres Bantaeng AKP Abdul Haris Nicolaus S.Sos, MH, membenarkan terjadi tindak pidana menyetubuhi anak di bawah umur.

Berdasarkan laporan tersebut, Unit Sat Reskrim Polres Bantaeng bekerja sama dengan Polres Bulukumba telah melakukan penangkapan terhadap pelaku berinisial WH (24), Alamat Kampung Lembang Lembang, Kelurahan Pallantikang Kecamatan Bantaeng Kabupaten Bantaeng (11/5/2021 )

Pelaku WH diamankan di Mapolres Bantaeng dan telah mengakui perbuatannya telah menyetubuhi N (16) di Jalan Elang, Bantaeng, Senin 3 Mei 2021 sekitar Jam 19.30 WITA.

Kronologi, Kasat Reskrim:
Berawal dari perkenalan keduanya di Kabupaten Bulukumba, selanjutnya menjalin hubungan asmara. Pada hari Senin 3 Mei 2021 sekitar pukul 17.00 wita keduanya janjian bertemu di Kabupaten Bulukumba menuju Kabupaten Bantaeng di Jalan Elang.

Setelah tiba dan beĊ•bincang bicang, keduanya menuju balai bali dan melakukan persetubuhan layaknya suami Istri. Keesokan harinya mereka berdua menuju Kabupaten Sinjai.

Keluarga N, orang tua maupun saudaranya, terus mencari korban baik di Kabupaten Bantaeng, maupun di Kabupaten Bulukumba.

Unit PPA Polres Bantaeng Bripka Muhammad Amir:
Setelah berkoordinasi dengan Kanit PPA Polres Bulukumba, pelaku diamankan ke Polres Bantaeng atas laporan Polisi oleh orang tua N yang sebelumnya diadukan ke Polres Bulukumba.

Terhadap pelaku dikenakan UU No 23 tahun 2002 pasal 76 D tentang Perlindungan Anak ancaman hukuman minamal 5 tahun dan sudah dilakukan penahanan.

N mengaku rela dan telah melakukan persetubuhan berulang kali karena dibujuk dan dijanji untuk dinikahi. Sedangkan WH mengakui perbuatannya.
Dan terancam Pasal 81 ayat 2 jo pasal 76D UU RI tahun 2016 tentang perubahan ke 2 atas UU RI NO 23 thn 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun penjara.( Ucok haidir )

BAGIKAN
Berita sebelumyaTunggak Iuran BPJS, Kejaksaan Negeri Gowa Panggil 8 Badan Usaha
Berita berikutnyaWawali Parepare Titipkan Pesan Kepada KNPI
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here