Makassar, Inspirasimakassar.com:

ist

Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian.

Karena itu, pada Jumat, 22 Maret 2019, Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal mengingatkan pentingnya memberikan peluang kepada anak didik, sebagai generasi penerus bangsa untuk berprestasi.

Saat membuka Festival Pendidikan Kachak 2019 yang digelar di lapangan Sultan Hasanuddin, Syamsu Rizal mengemukakan, berprestasi menjadi kebutuhan dasar bagi setiap anak. Sebab, sudah menjadi tugas pemerintah untuk memberikan peluang yang sama bagi setiap anak didik untuk mendapatkan kesempatan yang sama untuk berprestasi diberbagai bidang, baik akademik maupun non akademik, seperti olahraga dan seni.

Menurtnya, kewajiban pemerintah, memastikan semua anak mempunyai kesempatan untuk memperlihatkan kebolehannya, dibidang yang mereka minati.

Hanya saja, sangat disadari masih adanya keterbatasan dari pemerintah kota khususnya untuk memberikan pelayanan yang terbaik mengingat rasio anak didik dan guru masih jauh dari harapan, yakni 1 banding 30.

Dengan adanya kegiatan festival yang digelar oleh Yayasan Kartika Jaya Cabang XX Hasanuddin, penting mendapatkan apresiasi karena telah turut andil dalam membantu melaksanakan tugas pemerintah dalam memberikan pelayanan pendidikan kepada anak didik. (ss)

BAGIKAN
Berita sebelumyaAsisten Pemerintahan Pemkot Makassar Buka Seminar Peran Humas
Berita berikutnyaKetua Fraksi Gerindra DPRD Makassar : Pilpres Untungkan Gerindra
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here