Titi Kamal/int
Titi Kamal/int

Pedangdut yang satu ini lahir di Jakarta, 7 Desember 1981. Aktris sinetron dan pemeran film ini muli merambah bisnis kuliner.  Seiring makin banyaknya kelas menengah baru dan semakin tumbuhnya geliat ekonomi di Indonesia, tak ayal hal ini menjanjikan prospek bisnis yang dilakoninya sangat terbuka.

Peluang inilah membuat perempuan bernama Titi Kamal bakal meninggalkan pekerjaanya sebagai selebiriti, untuk terjun secara utuh di bisnis. Tentunya, sebagai persiapan mengisi hari tua. Titi Kamal, terjun ke dunia kuliner sudah 2 tahun.Dia menginvestasikan hasil jerih payahnya dengan membangun usaha katering yang diberi nama ‘Titisari Catering’.

Agar usaha kulinernya suskes, istri Khristian Sugiono ini tidak pernah berhenti berinovasi dari segi menu dan lain-lain. Dalam dunia kuliner, tantangan yang cukup terasa adalah, jika harga bahan masakan naik, seperti cabai, daging, ikan, atau yang lainnya. Karena ini merupakan bahan dasar yang setiap hari digunakan.

Untuk menyiasatinya, Titi Kamal mengganti menu dan menyesuaikan bahan dengan harga yang ada, sehingga rasa makanannya tetap enak dan terjaga kualitas serta kuantitasnya tidak dikurangi.

Titi mengaku, dari sudut delivery kateringnya sendiri sering kali menemui kendala seperti saat pengantaran, jalanan macet atau banjir, bahkan ban mobil pecah dan sebagainya. Mencegah  kemungkinan buruk yang terjadi, sehingga harus punya spare, supaya  bisa melayani customer secara ontime untuk pengantaran makanan, dan penyajiannya juga bersih.  Yang tidak kalah penting juga adalah dengan meningkatkan kemampuan karyawan agar selalu sigap dalam bekerja.

Terjunnya  anak bungsu dari lima bersaudara pasangan H Kamal Badri dan Elly Rosniaty ini ke usaha kuliner, karena awalnya  melihat dunia kuliner begitu mempesona, sehingga membawanya menjadi investor di beberapa resto, seperti Sushi Miyabi Kemang, Kalimalang, Depok, Tebet, Kebayoran dan Warung Tekko Kemang sebagai investor pasif. Karena mendatangkan keuntungan, akhirnya dia  mendirikan “Titisari Catering” bersama rekannya Sarah Puspita dan kakaknya Elke Hexajanie. Mereka melayani kantoran, rumah tangga, seminar, arisan, snack box, tumpeng dan juga resepsi pernikahan.

Dalam perjalanannya, usaha ini terus berkembang, bahkan pernah mengerjakan order melayani karyawan sebuah perusahaan sampai 700 pax (baca: orang) setiap harinya. Animo masyarakat cukup baik atas pelayanan catering ini sehingga seiring berjalannya waktu, lebih menfokuskan bisnis kuliner ini lebih kepada melayani catering pabrik atau karyawan harian. Karena suskes di bisnis kuliner, Titi sering didaulat menjadi juri perlombaan masak-memasak di salah satu stasiun Televisi swasta bersama Rudi Choirudin.

Bagi Bintang film ‘Mendadak Dangdut’ itu, bisnis kuliner cukup menjanjikan. Hanya saja, dia tidak hanya bicara keuntungan, namun yang terpenting bisa membuka lapangan kerja bagi banyak orang.

Sukses mengembangkan jaringan restoran, perempuan berdarah palembang ini melirik bisnis lain, yakni  properti. Bisnis ini menguntungkan. Karena, selain bisa dijual, juga disewakan kayak apartemen dan rumah. Sebagai proyek perdana, pemilik nama asli Kurniaty Kamalia ini membangun town house.

Di bisnis terbarunya ini, Titi  melibatkan suaminya. Baik itu sisi manajemen maupun desain. Pasalnya, suaminya tahu betul desain yang bagus. Sekalipun demikian, saat mendesain rumah barunya dan mengisi perabotannya, Titi dan suami sering tidak sepaham, salah satunya urusan warna rumah.

Wanita bertubuh tinggi 169 cm ini pernah bermain di film “Ada Apa dengan Cinta” dan di sinetron Cinta Anak Kampus, Chandaserta Pura-Pura Buta ini  cenderung tomboy, hobi suka berpetualangan ke alam, seperti puncak gunung, laut, dan sebagainya. Dia juga   senang mengeksplorasi hal-hal baru. Sejak kecil bercita-cita menjadi diplomat, karena bisa keliling dunia secara gratis.

Sejak di Sekolah Menengah Pertama, Titi yang  semakin melambung ketika dia menyanyikan lagu Jablai yang sempat menjadi hit ini sudah masuk agency. Mulai casting-casting iklan, sinetron, film dan menjadi model majalah remaja. Tahun 1997, mengikuti ajang pemilihan covergirl dan menang Covergirl Aneka 97 sebagai juara pertama. Setelah itu dia ikut beberapa sinetron. Film pertamanya adalah ‘Tragedi’ disusul film AADC (Ada Apa Dengan Cinta) dan beberapa film lainnya. (*)

BAGIKAN
Berita sebelumyaTenaga Teknisi Rumah Tangga di Makassar
Berita berikutnyaKelak Pria tak Dibutuhkan untuk Menciptakan Bayi
Journalist Inspirasi Makassar. Lahir di Kutai Kartanegara, 25 Juli 1972. Studi SD hingga SMP (MTs As'adiyah) diselesaikan di sebuah desa penghasil batu bara, Santan Tengah, kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Menyelesaikan S1 di Fakultas Teknik Elektro, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Februari tahun 1999. Sementara pendidikan menengah atas ditempuh di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Watampone, Bone, Sulawesi Selatan. Mantan wartawan harian Fajar Makassar, penyiar dan reporter di radio berita Independen Fm serta kontributor Radio Berita 68H Jakarta.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here