Makassar, Inspirasimakassar.com :

Penjabat Walikota Makassar, Muh Iqbal S Suhaeb mengemukakan, dirinya segera mengevaluasi kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berhubungan dengan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah satu penyebab tidak tercapainya PAD Makassar tahun 2018 lantaran minimnya realisasi penerimaan sejumlah objek pajak daerah. Misalnya, pajak Bea Perolehan Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), pajak parkir, dan pajak air bawah tanah.

Terkait pajak BPHTB disebutkan transaksinya menurun di tahun 2018 lalu, hanya mencapai 7.509 jika dibandingkan dengan transaksi di tahun 2017 lalu, sebanyak 8.140. Sedangkan pajak hotel dan hiburan itu tidak mencapai target diakibatkan oleh okupansi tahun 2018 hanya 50%,” .

“Kalau pajak air bawah tanah itu karena pendataan yang belum maksimal, sedangkan pajak parkir masih perlu dilakukan evaluasi dan kajian yang mendalam terhadap sistem dan metode pengelolaan penerimaan perparkiran,” pungkasnya.

Iqbal Suhaeb merincikan, dari 11 jenis pajak, hanya tiga jenis pajak yang melampaui target. Ketiganya yakni pajak restoran, pajak reklame, dan pajak penerangan jalan. (ssc)

BAGIKAN
Berita sebelumyaMakassar-Singapura Jajaki Kerjasama Pengembangan Smart City
Berita berikutnyaPemkot Makassar Gandeng Unhas
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here