Makassar, Inspirasimakassar.com:

Tahun 2019 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menunda pelaksanaan program dana kelurahan. Program dana kelurahan akan kembali digelontorlan pada tahun depan, 2020.Angaran tersebut akan diprogram melalui Angaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Sekadar diketahui, anggaran untuk 153 kelurahan di KOta Makassar berkisar Rp54 miliar.

Menurut Taslim Rasyid–Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Menurut (BPKA) Makassar, dalam waktu dekat, pihaknya akan mengusulkan penundaan dana kelurahan tersebut ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Penundaan tersebut lantaran petunjuk teknis (juknis) penggunaan dana kelurahan terlambat. Baru diterbitkan setelah penetapan APBD 2019. Dengan demikian, jajarannya belum berkesempatan memprogramkan alokasi anggaran tersebut. Apalagi, penerapan dana kelurahan membutuhkan perencanaan kerja yang harus diselaraskan dengan program di tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Taslim Rasyid mengemukakan, sebenaranya petunjuk teknis (Juknis) baik melalui Peraturan Menteri Keuangan (Permenku) termasuk Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) dari dana kelurahan ini telah diterbitkan. Tetapi, persoalannya sudah selesai penetapan Anggaran Pendapatan dan BelanjdaDaerah (APBD) diketuk baru muncul juknisnya. (sn)

BAGIKAN
Berita sebelumyaKPK Perintahkan Pemkot Makassar Siapkan Data Asset yang Diserobot
Berita berikutnyaDanny Dukung Program Dana Kelurahan
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here