Ince Langke


Kepulauan Selayar, Inspirasimakassar.com :
Seperti diberitakan pada salah satu media harian di Makassar, Kamis (13/02) Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Sulawesi Selatan, H Muh Basri menegaskan,” Pihaknya telah melakukan pengecekan ke lokasi SMKN 6 Selayar di Pulau Kalao Toa Kecamatan Pasi’lambena. Disdikpun akan segera merenovasi gedung sekolah itu. Dikonfirmasi melalui WhatsAppnya, Kamis (13/02) sekitar pukul 14.08 Wita, Sekretaris Dinas Pendidikan, H Hery Sumiharto, SE, ME juga mengaku jika dirinya belum berkoordinasi dengan kepala dinas. “Saya belum koordinasi dengan kepala dinas akan tetapi sesuai arahan Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan akan segera menurunkan timnya.” demikian via pesan pendeknya kepada media ini. 
          Menilik dari dua pernyataan ini sepertinya terjadi kontroversi. Kepala Dinas menyatakan sedang dilakukan pengecekan ke lokasi SMKN 6 Selayar sedangkan Sekretarisnya menyatakan akan segera diturunkan tim sesuai arahan kepala dinas. Membingunkan. Oleh karena itu media ini kembali menghubungi Kepala SMKN 6 Selayar, Daeng Pabeta, S.Ag, MM. Namun dia mengakui jika belum ada tim dari Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan yang turun untuk melakukan pengecekan langsung ke sekolah yang dipimpinnya. ” Setahu saya belum ada.”‘katanya singkat.


          Plt Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, H Muh Basri yang dihubungi via selulernya belum memberikan respon. Handphone miliknya sedang on namun tidak diangkat. Demikian pula pesan pendek yang dikirim melalui WhatsAppnya juga hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban. 
          Dihubungi via telfon genggamnya Wakil Ketua Komisi E DPRD Sulawesi Selatan, H Ince Langke IA, S.Pd, M.M.Pub menyatakan,” Kami di DPRD sudah melakukan rapat komisi terkait viralnya SMKN 6 Selayar dibeberapa media. Dalam waktu dekat DPRD khususnya dari Komisi E yang membudangi pendidikan akan mengundang Dinas Pendidikan Sulsel. Salah satu agendanya akan membahas masalah SMKN 6 Selayar termasuk SMA dan SMK lainnya di Sulawesi Selatan. Karena ini APBD Pokok 2020 sudah jalan, maka anggaran renovasi akan diakomodir dalam APBD Perubahan. Terkait mengenai tim yang akan diturunkan ke Selayar, kami belum mendapat konfirmasi dari Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan.” ujarnya. 


          Dan kami dari DPRD tetap akan menagih janji Plt Kepala Dinas Pendidikan. “Kami akan segera tagih janji itu.” tegas Ince Langke lagi. Kita akan upayakan anggarannya akan bersamaan dengan mobiler berupa meja dan kursi di SMAN 6 Selayar di Pulau Bonerate. Sedangkan untuk pemagarannya akan diatasi melalui APBD Pokok 2020 ini.” tambahnya.
          Ince juga secara moral mengakui jika SMKN 6 Selayar merupakan salah satu sekolah dengan kondisi sarana dan prasarana yang sangat memprihatinkan. Olehnya itu, kami dari Komisi E mendesak Pemerintah Propinsi melalui Dinas Pendidikan untuk memberikan perhatian yang lebih. Ini perlu duduk bersama antara DPRD dan Pemprop untuk membicarakan secara teknis tentang penyelesaian masalahnya.” imbuhnya.


         Kita berharap semua SMA dan SMK di Sulawesi Selatan dalam tiga tahun kedepan kondisinya sudah dapat memenuhi standar kualitas pendidikan. Ini menjadi penting supaya Dinas Pendidikan Sulsel menjadi lokomotif penciptaan manusia unggul dan memiliki daya saing dengan daerah lainnya di Indonesia. Jika ini dapat diwujudkan maka akan searah dengan kebijakan Pemprop Sulsel sesuai program prioritas  Gubernur, Prof Dr Ir H Nurdin Abdullah, M.Agr yaitu Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) didaerah ini.” kunci Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel ini. (M. Daeng Siudjung Nyulle)

BAGIKAN
Berita sebelumyaLapangan Upacara SMPN 10 Selayar Becek, Siswa Malas Upacara
Berita berikutnyaBintang Dua Resmi di Sandang Drs. Baharudin Djafar
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here