Majelis Taklim Permata bersama Lurah Tombolodan mahasiswa KKP Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Unismuh Makassar

Tombolo, Inspirasimakassar.com:

Majelis taklim tidak sekadar  lembaga berkumpulnya  ibu ibu pengajian, melainkan sebagai lembaga pendidikan keagamaan nonformal. Tujuannya, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Proses pembelajaran di dalamnya juga mengarah kepada pembentukan akhlak mulia bagi jamaahnya, serta mewujudkan rahmat bagi  lingkungan tempat majelis taklim itu berada. Majelis Taklim Permata, Kelurahan Tombolo, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, misalnya.

Sebagai tempat pengajaran, atau pendidikan pendidikan agama Islam yang paling fleksibel, dan tidak terikat oleh waktu, dan sifatnya terbuka. Usia berapa pun, profesi apa pun, serta suku apa pun, dapat bergabung di dalamnya. Waktu penyelenggaraannya pun tidak terikat, bisa pagi, siang, sore, atau malam.

Karenanya, majelis taklim ini memiliki dua fungsi utama. Yakni, dakwah dan pendidikan. Kegiatan yang tidak formal dan tidak mengikat, membuat masyarakat yang mengikuti kegiatan ini aktif tanpa ada paksaan.

Sekaitan dengan fungsi fungsi tersebut, Kamis, 25 November 2021 Kepala Kelurahan Tombolo, Budi Wahyudin Rachman, S.STP memimpin rapat pembentukan Majelis Taklim Permata di kelurahan yang dipimpinya. Para perwakilan majelis taklim di seluruh RW  se Kelurahan Tombolo hadir pada acara yang berlangsung di aula Kantor Lurah Tombolo itu.

Lurah Budi  Wahyudin Rachman mengaku bangga atas kehadiran perwakilan majelis taklim di setiap masjid yang ada di wilayah kerjanya. “Jadi saya berterima kasih atas kehadiran ibu ibu pada pembentukan majelis taklim Permata ini. Di majelis ini nantinya, merupakan tempat menimba ilmu keagamaan dan keummatan. Di temat ini pula, setidaknya para anggota majelis taklim dapat berkreatif dengan berbagai ilmu dan ide ide bagi kemaslahatan ummat,” tuturnya.

Budi Wahyuddin Rachman menyebutkan, pendidikan keagamaan yang diperoleh dari ber-majelis taklim, sebenarnya bukan saja bagi orang perorang di dalam majelis taklim itu sendiri, melainkan bagi bagi keluarga, dan  lingkungan tempat tinggal. Bahkan, ‘membumi’ di masyarakat luas.

“Saya mengharapkan di bawah kepemimpinan pengurus baru, Majelis Taklim Permata Tombolo dapat berjalan dengan baik. Apalagi, titik tekan kemajuan bidang keagamaan dalam keluarga dan masyarakat luas, salah satunya ada ditangan majelis taklim. Selamat kepada pengurus baru,” tambahnya.

Seperti diketahui, setelah dilakukan pemilihan secara demokratis terpilih Siti Muzayadah sebagai ketua, dibantu Salama Kaplale/Pattisahusiwa (wakil ketua),  Hasmini Halim (sekretaris), dan Nur Hayati (Bendahara).  Dalam waktu dekat ke empat formatur ini akan menyusun kepengurusan lengkap, dengan melibatkan berbagai majelis taklim di Kelurahan Tombolo.

Kesuksesan pelaksanaan pembentukan Majelis Taklim Permata yang berjalan dengan mengedepankan protokol kesehatan covid-19 ini juga tidak terlepas dari pelibatan mahasiswa KKP, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar. (din pattisahusiwa)

BAGIKAN
Berita sebelumyaGelora Vaksin Pelajar Maros Sasar 5.000 Siswa di 14 Kecamatan
Berita berikutnyaDanamon Pastikan Ekonomi New Normal Menuju Pemulihan Indonesia 2022
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here