Selayar, Inspirasimakassar.com:daeng

Kabupaten Kepulauan Selayar, masih kekurangan 2000 tenaga Pegawai Negeri Sipil (PNS). Itupun belum termasuk PNS yang akan memasuki masa pensiun. Karena itu, dibawah kepemimpinan HM.Basli Ali dan H.Zainuddin kabupaten di ujung selatan, Sulawesi Selatan ini berharap Pemerintah Pusat dapat mengagendakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setiap tahun untuk mengisi kekurangan ini.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPPD) Kepulauan Selayar, Drs Muhtar, MM mengutarakan hal ini saat ditemui Inspirasi Makassar.Com di ruang kerjanya belum lama ini mengemukakan, penerimaan CPNS tahun ini, Pemerintah Pusat telah memberikan kuota atau formasi sebanyak 254 orang. Terdiri dari 97 tenaga kesehatan, 100 tenaga guru dan 50 tenaga administrasi, serta 7 tenaga Kategori Dua (K2) yang belum sempat terangkat menjadi PNS di era kepemimpinan H Syahrir Wahab.

“Namun total pelamar dari berbagai disiplin ilmu yang sempat mengikuti ujian kompotensi dasar di Makassar mencapai 4.004 orang. Berdasarkan hasil ujian kompotensi dasar ini, maka yang memenuhi passing gread atau nilai ambang batas hanya 47 orang dari total peserta 4.004 oraunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN RB) Nomor 61 Tahun 2018 dengan sistem pola perangkingan. Dari jumlah itu, demikian Drs.Muhtar,MM, jika ada formasi yang tidak terisi, maka akan dirangkin, hingga masuk tiga besar. Sehingga ke 207 formasi itu, akan dikali tiga dengan memiliki passing gread memperoleh nilai komulatif tidak boleh dibawah 255.

“Kalaupun diformasi itu lowong tapi nilai pelamarnya hanya memiliki 254 maka formasi itu tetap tidak bisa diisi,” tambahnya.

Menurutnya, untuk tes kompotensi bidang akan kembali dilaksanakan pada Senin, 10 Desember di Kantor Regional IV BKN, Jalan Paccerakkang Daya Makassar. Tes kompotensi itu akan diikuti sebanyak 534 orang. Terbagi dalam dua sesi. Sesi pertama dimulai pukul 10.00 – 11.30 Wita dan sesi kedua jam 11.30 – 13.00 Wita.

Hasil tes kompotensi bidang keahlian ini akan digabung nilainya dengan hasil tes kompotensi dasar dan nilai tertinggi inilah yang akan mengisi formasi. Sedangkan yang masuk passing gread yang totalnya 47 orang tetap akan mengikuti ujian kompotensi bidang meskipun tempatnya lain. Dan tidak bisa bersaing dengan yang 534 itu karena tempatnya dikelompokkan tersendiri.

Karena itu, sesuai hasil analisis jabatan dan beban kerja sudah kita laporkan ke KemenPAN RB di Jakarta. Hanya saja KemenPAN RB masih mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah atau keuangan negara sehingga ditetapkan formasi penerimaan CPNS untuk tahun 2018 ini sebanyak 254 orang.
Sedangkan bagi peserta ujian CPNS yang dinyatakan lulus agar tetap belajar giat dan sungguh2 dalam mempersiapkan diri mengikuti ujian kompotensi bidang keahlian. Sebab ujian kompotensi bidang ini masih memerlukan Komputer Asesment Test (KET). Dan kepada peserta yang belum dinyatakan lulus agar jangan putus asa sebab masih ada peluang ditahun mendatang.(M. Daeng Siudjung Nyulle)

BAGIKAN
Berita sebelumyaWarga Biringkanaya Keluhkan Infrastruktur ke Iqbal Djalil
Berita berikutnyaKMF Balibo Kandas Selama 12 Jam
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Anak bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here