Jakarta, Inspirasimakassar.com:

Indra (detik)

Sekjen DPR Indra Iskandar memenuhi panggilan KPK sebagai saksi untuk tersangka kasus dugaan suap Romahurmuziy (Rommy). Dia hadir setelah sempat dua kali absen dari panggilan KPK. Indra tiba di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, sekitar pukul 10.15 WIB, Senin, 22 April 2019. Dia mengenakan kemeja dan jas abu-abu.

Menurut Indra Iskandar, dirinya telah membawa dokumen yang dibutuhkan sebagai saksi Rommy. Namun dia belum menjelaskan secara rinci dokumen apa yang dimaksud.

“Ya dokumen-dokumen untuk Rommy, nanti saya jelasin,” ucapnya.

Rommy merupakan anggota Komisi XI dan eks Ketum PPP. Dia ditetapkan KPK sebagai tersangka dugaan suap terkait seleksi jabatan di Kementerian Agama (Kemenag).

Dia diduga menerima duit Rp 300 juta untuk membantu Kepala Kantor Kemenag Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi dan Kepala Kanwil Kemenag Jatim Haris Hasanuddin.

Duit itu diduga diberikan Haris dan Muafaq agar Rommy membantu proses seleksi jabatan yang diikuti keduanya. Muafaq dan Haris juga telah ditetapkan KPK sebagai tersangka pemberi suap.

Kini Rommy telah mengajukan permohonan praperadilan untuk melawan KPK. Persidangan rencananya digelar hari ini, namun KPK telah mengirim surat ke PN Jakarta Selatan meminta sidang ditunda. (detikcom)

BAGIKAN
Berita sebelumyaSoal Sekwan, Tunggu Penjabat Walikota Makassar
Berita berikutnyaBanyak Petugas KPPS Meninggal, Jokowi Sampaikan Dukacita
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here