Cover Majalah Inspirasi

Makassar, Inspirasimakassar.com :
Sukses tidaknya  kinerja DPRD, bukan sekadar  bergantung pada profesionalitas dan kapasitas  Sekwan saja, melainkan  peran dan fungsinya yang harus dijalani dengan baik. Sekwan kemudian menjadi penting, karena dirinya menjadi jembatan paling efektif, demi terwujudnya ‘checks and balances’ sekaligus mengeratkan hubungan antara eksekutif (pemerintah) dan legislatif (DPRD).

Posisi strategis inilah membuat Andi Bukti Djufrie, yang diberi amanah sebagai pelaksana tugas Sekwan DPRD Kota Makassar, oleh Penjabat Walikota Makassar, Dr.Muh Iqbal S Suhaeb menggantikan Daniel Katto, terus membangun kebersamaan dengan seluruh staf di lingkungan  gedung wakil rakyat, Jalan AP.Pettarani tersebut.

Mantan Kadis Transmigrasi Kota Makassar ini meminta  seluruh staf bekerja professional, sesuai tugas pokok dan fungsi (Tupoksi), sekaligus menjauhkan diri dari tarikan-tarikan politik yang bakal muncul. Karena bagaimanapun, setiap orang mengalami proses kelahiran, pertumbuhan hingga kematangan. Makanya, ia mengibaratkan, dalam sebuah organisasi, ada  fase-fase perkembangan, sekaligus ada kuantitatif dan kualitatif. Sifat inilah merupakan indikator “mati-hidup” suatu organisasi.

Baginya, kehadirannya memimpin Sekretariat Dewan, bukan saja kehormatan, melainkan amanah. Makanya, di lembaga terhormat itu, ia tidak mau memimpin dengan biasa-biasa saja. Melainkan membuat terobosan, agar menggapai kemajuan. Dia kepingin, merangkul seluruh staf, sekaligus melibatkan mereka membumikan kerja kerja professional secara maksimal. Makanya, disetiap langkah kepemimpinannya, selalu  mengedepankan integritas, jujur, terbuka, juga mampu melahirkan ide dan gagasan gagasan baru.

Lelaki Bugis kelahiran Maros, 30 Maret 1969 ini pun menggagas dan memperkuat staf sebagai staf khusus bagi setiap anggota dewan. Setidaknya ada 50 orang staf yang nantinya mendampingi 50 anggota dewan hasil pemilu legislatif 2019-2024.

Bagi Andi Bukti,  dirinya memimpin Sekwan dengan manajemen terbuka. Dengan demikian, keterbukaan itu, bisa membawa Sekretariat Dewan Makassar lebih terkemuka. Sekaligus menghadirkan dan membangun tonggak sejarah baru. Makanya, ide dan gagasan kreatif yang lahir darinya membentuk staf khusus bagi setiap anggota dewan hasil pemilu legislative, 17 April 2019 lalu bakal memberi manfaat, bukan saja bagi anggota dewan itu sendiri, melainkan sebagai upaya memperlancar tugas-tugas pelaporan pada sekretariat yang dipimpinnya.

Intinya, demikian Suami dari  Hj.Sri Wahyuli Malik,ST dan ayah dari tiga putera-puteri masing-masing Andi Avila Titadevi Bukti, Andi Masyitah Azazah Bukti, dan Ani Muh.Asyrafi Bukti ini,  ia tidak mau melihat ada hambatan yang berhubungan dengan tugas-tugas para anggotadwan terhromat. Sebab, tugas dan kerja mereka sangat ditunggu-tunggu, demi kemajuan di ibukota Sulawesi Selatan ini.

Setidaknya, ada 50 staf khusus yang akan direkrut dari tanaga honorer di gedung wakil rakyat, Jalan A.P.Pettarani tersebut. “Di Sekretariat Dewan ini, setidaknya ada 125 orang tanaga kontrak. Mereka  tentunya punya potensi besar. Hanya saja belum terkelola dan termanej dengan baik. Karena itu, 50 di antara tenaga kontrak tersebut akan direkrut untuk  mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) yang dirancang khusus sebagai pendamping yang baik dan benar,” tuturnya.

Ia mengarapkan, para calon staf khusus tersebut mengikuti Diklat selama lima hari dengan baik. Materi yang diperoleh diantaranya terkait adminitrasi dan keuangan. Materi lainnya bersentuhan dengan etika. Sehingga nantinya, para staf khusus itu bertugas mendampingi anggota dewan harus melaksanakan tugasnya dengan baik. Mulai dari pengurusan administrasi, kegiatan reses, kunjungan kerja (kunker), hingga pada hal-hal yang berhubungan dengan Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD).

“Adanya tenaga staf khusus bagi anggota dewan terhormat, diharapkan menjadi pemacu tugas-tugas ke-dewan-an agar secepatnya bisa terpenuhi. Nantinya, staf khusus itu  bekerja dengan baik, agar  apa yang diharapkan dapat tercapai,” urainya.

Mengapa delapan bersaudara pasangan H.Andi Djufrie (Alm) dan Hj.Andi Nurhanna ini menggagas kelahiran staf  khusus di lembaga wakil rakyat itu? Simak di laporan utama majalah kesayangan anda, Inspirasi.

Selain laporan utama di atas, Inspirasi juga mengupas dua tokoh perempuan Sulsel yang digadang gadang akan bertarung di Pemilukada 2020 mendatang. Dr.Ir.Hj.Majda  MZ Agus,M.Si yang tak lain Rektor Universitas Islam Makassar (UIM)  akan bertarung di Pilwali Makassar, sedangkan rekannya yang tak lain Ketua Lembaga Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) UIM, Dr.Ir.Musdalifah A Mahmud,M.Si juga akan bertarung di Pilkada Bulukumba.

Rubrik lainnya di majalah ekslusif full calor ini, seperti biasa juga mengangkat tema-tema yang selalu memberi inspirasi bagi pembaca. Selamat..

BAGIKAN
Berita sebelumyaDPC PDI Perjuangan se-Sulsel Bakal diisi Kader Muda
Berita berikutnyaRidwan Wittiri “Oppo” Tokoh Golkar Hijrah ke PDI-P
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here