Makassar, Inspirasimakassar.com:pall

Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, A Pahlevi melakukan, Reses Masa Sidang Pertama Tahun Sidang 2018/2019 di  di Kecamatan Bontoala, Kelurahan Layang, Jalan Tinumbu Lorong 144, Rabu, 5 Desember 2018.

Kehadiran Sekretaris Komisi C DPRD Kota Makassar di tengah tengah warga, untuk mendengar  aspirasinya. Pada kesempatan tersebut, warga mengeluhkan  kondisi lingkungan terutama kesehatan yang dinilai masih butuh pembenahan.

Keluhan lainnya menyangkut, penggunaan KIS dan BPJS untuk orang kurang mampu. Terutama BPJS yang dinilai menjadi momok dalam pelayanannya yang kurang baik saat dilakukan rujukan.pah

Mendengar hal itu, A Pahlevi mengatakan bahwa persoalan BPJS dan KIS adalah masalah nasional. Karena dibeberapa daerah sudah banyak terjadi dan bahkan ada daerah yang mau menolak kebijakan BPJS.

“Memang persoalan KIS dan BPJS itu menjadi persoalan nasional. Karena lagi-lagi dia mendapat persoalan pendataan yang tidak singkron,” ujar A Pahlevi.

Sebagai solusi, legislator Gerindra ini akan menjadikan hal itu sebagai hasil reses. Sehingga Pemkot Makassar dan DPRD bisa sama-sama mencari solusinya.

“Ini akan saya catat dan saya sampaikan ke pihak eksrkutif bahwa persaoalan KIS dan BPJS itu kembali dialami masyarakat. Dan akan saya sampaikan di paripurna nanti,” terangnya. (humas dprd makassar dari Rakyat Sulsel.com)

BAGIKAN
Berita sebelumyaReses di Minasaupa, Warga Keluhkan Infrastruktur ke Aru
Berita berikutnyaFatma Wahyudin Reses ke Warga Teuku Umar
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Anak bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan MUh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here