Wakil Gubernur Sulsel

Kepulauan Selayar,Inspirasimakassar.com:

Kehadiran Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, ST jelang sepertiga Ramadhan 1440 H di Kabupaten Kepulauan Sekayar, diharapkan bisa membawa angin segar dan berkah serta manfaat bagi masyarakat Kepulauan Selayar dimasa datang. Demikian Bupati, HM Basli Ali kemukakan saat memberikan sambutan pada acara tatap muka dan silaturrahim dengan Wagub, Andi Sudirman Sulaiman yang dihadiri jajaran pejabat Pemda dan tokoh masyarakat diruang pola lantai II Kantor Bupati Jl Jenderal Ahmad Yani Benteng, Selasa 14 Mei pagi tadi.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar lanjutnya, tidak henti-hentinya berjuang maksimal untuk dapat mensejajarkan dengan kabupaten dan kota lainnya di Sulawesi Selatan yang dianggap lebih dahulu berkembang dalam memberikan pelayanan dan mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat. Apalagi Selayar adalah satu-satunya kabupaten dan kota yang secara administratif keseluruhan wilayahnya terpisah dari daratan Pulau Sulawesi.

Perlu dan sangat penting Andi Sudirman Sulaiman selaku Wagub Sulawesi Selatan ketahui bahwa ada 8 desa di wilayah Kecamatan Taka Bonerate yang sama sekali tidak memiliki sumber air tawar sebagai kebutuhan rill masyarakat. Mereka selama ini hanya mengandalkan air hujan sebagai sumber air tawar untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Bahkan dimusim kemarau mereka telah menyeberang ke desa tetangga untuk mencari air tawar. Demikian sulitnya masyarakat dalam Kawasan Taman Nasional Laut Taka Bonerate untuk memperoleh air tawar. Diantaranya masyarakat yang bermukim di Jinato, Rajuni, Tarupa, Pasi’tallu, Tambuna, Latondu, Tinabo dan di Kecamatan Pasi’lambena yaitu Desa Karumpa.

Demikian pula sarana penerangan listrik PLN. Dari 5 wilayah kecamatan yang ada dipulau tak satupun yang dapat menikmati penerangan listrik PLN selama 24 jam. Dan khusus pembangunan dibidang kesehatan tambah HM Basli Ali, Pemda telah berupaya keras agar masyarakat yang sakit tidak perlu harus menyeberang untuk mendapatkan pelayanan cepat dan tepat dengan harus dirujuk apalagi ke Makassar. Karena ini menyangkut persoalan jiwa manusia. Sebagai upaya untuk mendekatkan pelayanan khususnya dibidang kesehatan untuk wilayah kepulauan maka dibangun Rumah Sakit Rujukan di Jampea Timur yang dinilai sebagai posisi strategis. Dengan mengalokasikan dana senilai Rp 27 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Selayar tahun 2018.” beber HM Basli Ali.
   

Juga yang tatkala pentingnya perlu kami sampaikan bahwa rakyat Selayar saat ini telah mempertanyakan mengenai bantuan kapal fery yang dijanjikan oleh Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah pada peringatan Hari Jadi Ke 413 Selayar tahun 2018 lalu. Mereka berharap kapal itu segera didatangkan untuk memenuhi kebutuhan transportasi yang lebih lancar dari pulau ke pulau di 5 kecamatan pulau. Termasuk perubahan status dari jalan kabupaten ke jalan provinsi pada ruas Pamatata – Pattumbukang sepanjang 84 km yang terletak di bagian timur Pulau Selayar. Jika ini dapat terbangun maka hubungan antara Nusa Tanggara Timur dan Sulawesi Selatan melalui jalan darat akan lebih lancar kedepan.

Karena itu, untuk mengatasi semua persoalan tersebut diharapkan adanya perhatian yang lebih khusus dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Pusat di Kabupaten Selayar untuk mempercepat dan mengoptimalisasikan kebutuhan rill dan kebutuhan dasar masyarakat didaerah ini. Termasuk penyelesaian pembebasan lahan Bandar Udara Kayuadi ibukota Kecamatan Taka Bonerate yang diharapkan akan mendekatkan pelayanan transportasi udara ke Taman Nasional Laut Taka Bonerate. Jika pembebasan lahannya dapat diselesaikan maka bandara itu dapat segera dioperasikan. Apalagi sudah ada dana dari Pemerintah Provinsi Sulsel yang digelontorkan dalam proyek tersebut.” imbuh Bupati Kepulauan Selayar. (M. Daeng Siudjung Nyulle)
      

BAGIKAN
Berita sebelumyaGubernur minta Pemkot Makassar Percepat Pelayanan
Berita berikutnyaKelak Bisa Selfie di Toilet Anjungan Losari
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here