Makassar, Inspirasimakassar.com:pansusu-
Berdasarkan draft Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2018, pembangunan kantor-kantor pemerintahan serta rehabilitasi gedung yang tidak terlepas dari pengawasan anggota DPRD Kota Makassar. Sebut saja Kantor Lurah Laikang Kecamatan dan Kantor Kecamatan Biringkanayya. Adapun kantor direhabilitasi yakni workshop bengkel metro, dan gedung UPTD Lampu.

Proyek pembangunan dan rehabilitasi sejumlah kantor di pemerintahan mendapat pengawasan ketat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar. Pengawasan ini dilakukan mengingat target perampungan hingga tahun anggaran 2018.

Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar untuk pembangunan gedung kantor Lurah Laikang sebesar Rp1,1 miliar dan rehablitasi dua gedung lainnya sebesar Rp400 juta.

Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar, Rahman Pina pada Kamis 0 September mengemukakan, pengawasan pelaksanaan pembangunan dan rehabilitasi gedung memang perlu dilakukan termasuk memberikan wanti-wantu ke Dinas PU Makassat agar dapat tepat waktu atau tidak memperlambat proses pengerjaan.

Dinas PU Kota Makassar disebut memang telah mengusulkan pembangunan sejumlah kantor-kantor pemerintahan. Namun dalam pelaksanaannya hanya baru satu bangunan yang berhasil dislesaikan yaitu Kantor Lurah Laikang dan Kecamatan Biringkanayya dengan alokasi anggaran sebesar Rp400 juta untuk dua gedung. (bko)

BAGIKAN
Berita sebelumyaLegislator Hanura Minta Pembangunan Gedung DPRD Makassar Dihentikan
Berita berikutnyaWisata Religi di Masjid Agung Pinrang
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Anak bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here