Makassar, Inspirasimakassar.com :

Saat pelantikan oleh gubernur

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Prof.Dr.Ir.Nurdin Abdullah, kelantik dan mengambil sumpah Muhammad Iqbal Suhaeb sebagai pejabat walikota Makassar. Di sela-sela pelantikan, Prof Andalan–sebutan untuk Nurdin Abdullah berpesan, kiranya pejabat walikota Makassar menjaga kedamaian di ibukota Sulawesi Selatan ini.

Pelantikan Muhammad Iqbal Suhaeb yang juga dihadiri Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman, pimpinan DPRD Kota Makassar, pimpinan SKPD, para camat dan lurah se Kota Makassar, dan seribuan undangan itu berlangsung di halaman kandot Balaikota Makassar, Senin, 13 Mei 2019. Turut hadir mantan Wakil Walikota Makassar, Syamsu Rizal MI. Pada pelantokan itu tidak terlihat mantan walikota Makasar, Mohammad Ramdhan Pomanto.

Pejabat Walikota Makassar Muh.Iqbal Suhaeb

Sebelum pelantikan, didahului dnegan pembacaan surat keputusan (SK) pengukuhan pejabat walikota dari Kementerian dalam negeri (Kemendagri) yang dibacakan gubernur.

Menurut Gubernur Sulsel, pejabat walikota yang baru dilantik setidaknya harus menjaga persatuan dan kesatuan kepada seluruh masyarakat Kota Makassar. Termasuk menjaga dan menghadirkan rasa aman, membangun sinergitas dengan berbagai pihak dalam menjalankan roda pemerintahan di Kota Daeng ini.

“Kepada Pejabat Walikota Makassar, saya minta untuk menjaga dan menciptakan kedamaian dan persatuan. Sebagai orang baru di lingkungan yang baru pula, seorang pejabat harus lebih banyak mendengar,” pinta Nurdin Abdullah.

“Kita berharap dengan hadirnya Pj Wali Kota Makassar ini bisa menormalkan kembali pemerintahan. Saya ingin bapak kerja tanpa gangguan. Perkembangan Indonesia bagian timur berpusat di Makassar dan ini harus bertumbuh dengan baik,” ujarnya pula.

Bersama istri dan anak

Selain itu, demikian mantan Bupati Bantaeng dua periode tersebut, pejabat walikota senantisa menjaga hubungan dan selalu berkomunikasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel. Utamanya yang berkenan dengan langkah strategis yeng akan dilakukan.

Ke depan, demikian Nurdin, khusus untuk kota Makassar harus disediakan fasilitas trotoar bagi pejalan kaki dan jalan Metro Tanjung Bunga dikembalikan kepada Pemerintah. “Kita sediakan akses pejalan kaki dan nanti jalan di Tanjung Bunga ini harus diserahkan kepada pemerintah dan nanti tidak ada lagi pedagang kaki lima di atas trotoar jalan,” jelas menantu Prof.Fahruddin ini.

Selain pemerintahan, Nurdin juga berharap Iqbal Suhaeb membangun generasi muda yang baik, penyaluran anak didik serta pengaturan zonasi guru dan kepala sekolah.

“Pak Iqbal harus membangun generasi yang kuat di tingkat SD, SMP dan kita berharap menempatkan orang sesuai dengan potensi dan kompetensi masing-masing, dan penempatan guru harus sesuai zonasi,” urainya.

Di bagian akhir, Nurdin Abdullah mengharapkan,dalam pengambilan keputusan yang penting, maka seorang pejabat walikota, jangan melakukannya seorang diri. Tetapi, yang paling baik adalah, melibatkan banyak unsur. Tujuannya, agar keputusan yang dikeluarkan bernilai, berkualitas, dan berkekuatan. (ssc)

BAGIKAN
Berita sebelumyaKelelahan,Sukardy Anggota KPUD Selayar Dilarikan ke RSD
Berita berikutnyaBupati Selayar Desak 2 OPD, Segera Bayar Gaji Non PNS
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here