Kepulauan Selayar, Inspirasimakassar.com :
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kepulauan Selayar, Irwan Baso, S.STP telah memperlihatkan arogansinya saat ditemui wartawan Inspirasimakassar.com usai menghadiri rapat di Gedung Aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat di Jl Jenderal Ahmad Yani, Senin (02/03) siang kemarin. Irwan Baso yang sedang menuruni anak tangga di Gedung Parlemen didekati oleh salah seorang pekerja jurnalis didaerah ini.
        “Pak…, bisa tidak kami peroleh informasi dan data mengenai pagu anggaran dana desa se kabupaten tahun 2019 dan 2020 melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa ? Dengan spontanitas sambil memperlihatkan wajah sinisnya mengatakan,” Wah…, tidak bisa itu. Tidak boleh karena itu rahasia.” katanya sambil berlalu.
         Wakil Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Propinsi Sulawesi Selatan, Ir H Ady Ansar, S.Hut, MM.Pub, IPM yang dikontak via selulernya kemarin menanggapi jika pernyataan Plt Kepala Dinas PMD Kepulauan Selayar, Irwan Baso sangat keliru. “Sangat keliru itu pernyataan Irwan Baso. Itu merupakan sebuah pernyataan yang sangat keliru dan tidak berlandaskan hukum. Pagu anggaran dana desa itu bukanlah barang rahasia yang harus ditutup-tutupi. Dan itu bisa dilaporkan.” ungkapnya.
         Bahkan menurut Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kepulauan Selayar ini, ” Presiden RI, Joko Widodo saja telah mengarahkan agar data penggunaan dana desa mesti harus ditempel dan dipublikasikan secara umum, baik dikantor desa maupun ditempat-tempar umum diwilayah desanya. Mengenai data dan informasi Pagu Anggaran Dana Desa lanjut Ady Ansar, itu bisa diperoleh melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.” imbuhnya.
       “Tidak ada yang bisa menghalang-halangi untuk mendapatkan dokumen itu. Jika ada yang menghalang-halangi maka itu bisa dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Sebab pagu dana desa itu bukan dokumen negara yang sifatnya rahasia.” tegasnya lagi.
       Pernyataan senada juga dilontarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Selayar, Dr Ir H Marjani Sultan, M.Si via telfon genggamnya dari Makassar tadi pagi. Ia menambahkan,” Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Kepulauan Selayar saja oleh Bupati, HM Basli Ali diperintahkan agar diumumkan melalui webside sebagai bentuk transparansi Pemerintah Daerah (Pemda) kepada publik. Kemudian di desa juga diharapkan dapat dipajang melalui baliho-baliho terkait penggunaan anggaran dana desa. Sebab ini merupakan bagian dari tata pemerintahan yang baik (good governance) dan pemerintahan yang bersih (clear governance).” paparnya.
         Dan itu Pagu, baik APBD kabupaten maupun APBDesa mesti harus diketahui oleh masyarakat umum. Hanya saja tambah Marjani, saya tidak tau apakah pengumumannya nanti akan diumumkan dimasing-masing desa tapi akan saya segera komunikasikan kepada Plt Kepala Dinas PMD, Irwan Baso.” kata dia meyakinkan.
        Sementara itu, Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Kepulauan Selayar, Drs Suardi yang sebelumnya berjanji akan mengkomunikasikan ulang kepada Irwan Baso hingga berita ini diturunkan  belum memberikan konfirmasi. Padahal tadi malam via selulernya dikatakan dirinya akan menemui secara langsung untuk melakukan konfirmasi. Nomor kontak Drs Suardi yang dihubungi aktif akan tetapi belum memberikan jawaban. Demikian pula Ketua Tim Tindaklanjut Kabupaten Kepulauan Selayar, Dr H Zainuddin, SH MH yang juga Wakil Bupati saat dihubungi nomor kontaknya sedang tidak aktif. (M. Daeng Siudjung Nyulle)

BAGIKAN
Berita sebelumyaJelang Hari Jadi, Swiss Belinn Panakkukang Makassar – Galesong Group Donor Darah
Berita berikutnyaStorial bersama Dita Soedarjo luncurkan Jakartaholic, fiksi metropop tentang masyarakat urban Jakarta
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here