Jakarta, Inspirasimakassar.com:
Anda dapat menemukan cinta di tempat-tempat yang tidak terduga. Pasangan ini membuktikan itu. Demimian kata pepatah.

Apakah cinta sejati itu? Hampir semua orang ingin mengetahui apa rasanya cinta sejati dan kapan mereka akan merasakan hal tersebut. Cinta sejati bisa diartikan sebagai perasaan yang tulus dari hati yang terdalam, menerima segala kekurangan pasanganmu, menemukan kenyamanan dan selalu menjadi pribadi yang lebih baik. Cinta sejati adalah sebuah proses yang bukan hanya bisa dibangun dalam waktu singkat.

Pernah dengar istilah “cinta adalah kekuatan terbesar di alam ini”? Cinta memiliki makna sebagai bentuk rasa kasih sayang unik kepada seseorang. Bagaimana kamu memandangnya, berbicara dan meyakininya adalah salah satu reaksi perasaan cinta. Saat kamu memutuskan untuk memberikan rasa cinta kepada seseorang maka tubuhmu akan mengambil alih dan menguatkan pikiranmu.

Bambang Irawan alias Awan (28), dan Arzum Balli (26) berasal dari dua negara berbeda yang berjarak lebih dari 13.000 km jauhnya, tetapi mereka berhasil menemukan belahan jiwa satu sama lain.

Menurut Sosok, Awan berasal dari Jakarta Selatan, Indonesia dan Arzum dari Austria, dan pasangan itu bertemu satu sama lain di Smule, sebuah aplikasi bernyanyi. Mereka bertemu pada tahun 2016 dan sering berduet bersama di aplikasi. Sebagai hasilnya, mereka saling mengenal dengan baik dan menjadi teman.

Perasaan mereka satu sama lain semakin dalam dan pada 2017, Arzum mengatakan bahwa dia jatuh cinta dengan Awan. Dia bertekad untuk terbang ke Indonesia untuk menemuinya tatap muka dan memberitahunya, tetapi Awan berpikir bahwa dia hanya bercanda.

Sesuai dengan kata-katanya, dia terbang untuk melihat Awan dan selama pertemuan pertama mereka, dia mengaku ingin menikah dengannya.

Awan terkejut, karena tidak ada gadis yang pernah menyukainya sebelumnya. Tetapi cinta dan keteguhan Arzum membuatnya menang. Dia menyadari, bahwa dia serius tentang dia karena dia telah terbang lebih dari 13.000 km hanya untuk melihatnya dan setuju untuk menikahinya.

Hanya setahun setelah pertemuan pertama itu, Awan mulai mengatur pernikahan mereka dengan menyiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan, termasuk pergi ke kedutaan Austria untuk mendapatkan izin.

Namun, Arzum mengejutkannya dengan terbang ke Jakarta untuk pernikahan mereka dan mereka mengadakan upacara sederhana di Cilandak pada 18 Agustus.

Meskipun Awan bekerja sebagai pembersih, Arzum mengatakan dia tidak keberatan meskipun itu pekerjaan kotor dan mencintainya.

Dia mengatakan, dia mengetahui hal ini selama pertemuan pertama mereka dan ketika dia mengunjungi Jakarta, dia akan selalu pergi ke tempat kerja Awan untuk mencarinya atau memberinya makanan.

Setelah menikah, Arzum akan kembali ke Austria dan Awan akan pindah bersamanya nanti. Pertama, dia harus belajar bahasa Jerman dan mendapatkan sertifikat A1 sebelum dia bisa pergi ke sana untuk mendapatkan pekerjaan juga.

Pasangan itu mengaku bahwa orang-orang membicarakan mereka tetapi mereka tidak peduli dengan gosip kosong. Pada awalnya, ayah Awan juga menentang pernikahan tetapi melihat cinta Arzum untuk putranya, ia memberi mereka restu.

BAGIKAN
Berita sebelumyaBelanja di Ruparupa.com Bisa Ambil Pesanan di 340 Toko
Berita berikutnyaPemprov Sulbar Serahkan Nota Keuangan Dan RAPBD-P 2019 Kepada DPRD
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here