Bulukumba, Inspirasimakassar.com :

Sebanyak 11 Perbankan dan 1 BPR memeriahkan Gebyar Cinta Rupiah di Lapangan Pemuda Kabupaten Bulukumba, Minggu (5/10/2019), yang mempunyai tujuan cintai uang rupiah anda dan kenali ciri – cirinya, dan gunakan uang layak edar dan tukarkan uang lusuh anda.

Seusai dibuka oleh A.M.Sukri Sappewali, Bambang Kusmiarso beserta Tomy Satria dan Sukri Sappewali melakukan penukaran uang layak edar secara simbolik, dan ditemukanlah ratusan uang pecahan rupiah nominal Rp.2000,-, Rp.5000,-, Rp.10.000,-, Rp.20.000,- dan Rp.100.000,- pecahan uang kertas berbentuk seperti habis digigit serangga yang ditukarkan oleh masyarakat Bulukumba dilokasi Gebyar Cinta Rupiah.

Bupati Bulukumba A.M.Sukri Sappewali menjelaskan kegiatan Gebyar Cinta Rupiah yang dihelat Bank Indonesia, merupakan salah satu cara mengedukasi masyarakat akan pentingnya kesadaran masyarakat dalam merawat uang rupiah agar tetap layak edar.

Sukri juga menghimbau aparat pemerintah dan masyarakat bulukumba dan sekitarnya agar menukarkan uang pecahan rupiah yang tidak layak edar pada bank-bank terdekat.

Ketika menemukan pecahan uang tidak layak edar berbentuk digigit serangga, A.M.Sukri Sappewali menyebut kesadaran masyarakat dalam merawat uang rupiah sebagai simbol kedaulatan negara masih minim, sehingga kegiatan Gebyar Cinta Rupiah yang dihelat Bank Indonesia sangat penting dalam mengedukasi masyarakat dalam merawat uang rupiah layak edar, jelasnya.

Bambang Kusmiarso menambahkan dipilihnya Kabupaten Bulukumba sebagai salah satu lokasi kegiatan Gebyar Cinta Rupiah di Sulawesi Selatan, miliki beberapa pertimbangan selain lokasi kas titipan Bank Indonesia sejak 2016 lalu.

“Dipilihnya kabupaten Bulukumba sebagai pusat bisnis sulawesi selatan bagian selatan, dan juga perputaran uang rupiah didaerah ini mencapai Rp.179 Milyar perbulan, dan yang paling penting adalah mengedukasi masyarakat dalam merawat uang rupiah agar tetap layak edar”, Kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan Bambang Kusmiarso.

“Meskipun uang pecahan rupiah yang ditukarkan berbentuk seperti habis digigit serangga dan bolong – bolong, Bank Indonesia tetap menukarkan uang tersebut dalam bentuk layak edar dan gratis tanpa biaya sepeserpun”, tegas Bambang Kusmiarso.

Bambang menjelaskan, ada 5 cara perlakuan uang rupiah yang baik agar tetap layak edar di masyarakat yaitu jangan diremas, jangan dicoret, jangan dilipat, jangan disteples dan jangan dibasahi, jika telah melakukan hal ini kedepan kita tidak akan menemukan lagi uang yang tidak layak edar, paparnya.

Adapun ke 11 Perbankan yang turut berpartisipasi pada Gebyar Cinta Rupiah di Bulukumba yaitu Bank BTN, Bank BNI, Bank BNI Syariah, Bank Sulselbar, Bank BRI, Bank BTPN, Bank Mandiri, Bank Mandiri Syariah, Bank Sahabat Sampoerna, Bank Danamon, dan BPR Pataru Laba.

BAGIKAN
Berita sebelumyadr Ani Nurbani: Potensi Luwu Timur Harus Menasional
Berita berikutnyaBuktikan Komitmen, Andi Etti Beri Bantuan Alat Qasidah di Soppeng
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here