Makassar, Inspirasimakassar.com:

ilustrasi

Di kota-kota besar, sampah menjadi permasalahan yang cukup serius. Namun kalau jeli, sampah justru bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Untuk itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berencana untuk menambah kendaraan operasional, berupa 125 unit sepeda motor pengangkut sampah, pada tahun 2019.

Pernyataan tersebut dikemukakan, Kepala Bagian Perlengkapan Sekretariat Kota Makassar, Husni Mubarak. Ia menyebutkan, pihaknya akan melakukan pengadaan 125 motor sampah . Setiap unit dianggarkan Rp39 juta. Sehingga secara total dari APBD 2019 sekitar mencapai Rp4,8 miliar.

Ke depan 125 motor sampah ini, demikian Husni Mubarak, akan disebaran di seluruh kelurahan yang ada di Kota Daeng ini. Kendaraan tersebut memang diperuntukan untuk mengangkut sampah di lorong-lorong. Tujuannya, untuk memaksimalkan angkutan sampah dan kebersihan di wilayah yang dianggap sulit dijangkau.

Husni Mubarak

Nantinya, tutur Husni, terkait penempatan kendaran sampah tersebut, sebelumnya pihaknya akan melakukan koordinasi dengan Walikota Makassar, Mohammad Ramdan Pomanto. “Sebelum penempatan, setidaknya kami akan melakukan laporan ke Bapak Walikota, Pak Danny. Tergantung dari bagaimana arahan bapak, kami akan ikuti,” tambahnya.

Menurut Husni Mubarak, di setiap kelurahan, akan diupayakan setap RT-nya mendapat satu buah motor sampah. Bahkan, sebelumnya sudah ada sekitar 600-an unit motor.

Di bagian lain Husni mengemukakan, pengadaan kendaraan operasional angkutan sampah ini telah

masuk dalam proses tender. Ditargetkan, pertengahan tahun mendatang

sudah bisa difungsikan. (sn)

BAGIKAN
Berita sebelumyaDanny : Jika tak Segera Gunakan, Lapak di Kanrerong Pindahtangankan
Berita berikutnyaDanny Harap Peningkatan PAD Kota Makassar dari TPE Parkiran
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here