Makassar, Inspirasimakassar.com:

ist

Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU), mengucurkan anggaran sebesar Rp186 miliar untuk pembangunan 105 ruas jalan di ibukota Sulawesi Selatan ini. Anggaran tersebut berasal Anggaran Pendapatan dan Balanja Daerah (APBD) tahun 2019.

Menurut Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Darlis, selain anggaran dari APBD, untuk pembangunan jalan, pemerintah pusat juga memberi anggaran Rp11 miliar dari dana alokasi khusus (DAK) dan Rp12 miliar dari DID.

Darlin menyebutkan, ke 105 ruas jalan tersebut terdiri dari 3 ruas jalan di Kecamatan Ujung Pandang, 18 titik di Kecamatan Rappocini,12 titik di Kecamatan Tallo. Selanjutnya di Kecamatan Bontoala 3 ruas jalan, dan 4 titik di Kecamatan Wajo, dan 6 titik di Kecamatan Makassar. Selain itu, 8 ruas jalan di Kecamatan Tamalanrea, 17 titik di Kecamatan Biringkanaya, 10 Kecamatan Manggala, Kecamatan Panakukang 4 ruas jalan. Lalu Kecamatan Tamalate 10 ruas jalan, dan tiga titik di Kecamatan Mamajang, serta 7 ruas jalan di Kecamatan Mariso.

“Semua usulan pembangunan jalan uang masuk tahun 2019 adalah kebanyakan usulan dari hasil musrenbang. Maupun kita lihat surat-surat yang masuk yang diusul langsung di dinas PU. Jadi hampir semua kecamatan mendapat alokasi anggaran,” ujarnya, seraya menambahkan, kususnya bantuan dari DAK dan DID untuk tiga ruas jalan di pada enam kecamatan. (bs)

BAGIKAN
Berita sebelumyaWalikota Makassar : Aparong Gambaran Kelayakan Kawasan Kumuh di Lorong
Berita berikutnyaAnggota Komisi C : Reses Bulan April
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here