Ketua DPRD Mamuju Hj. Siti Suridah Suhardi

Inspirasimakassar.com :

Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) Kabupaten Mamuju Tahun Anggaran 2019 telah diserahkan kepada DPRD Mamuju dan pembahasannya telah berlangsung sejak hari jumat 15 Agustus lalu .

Pembahasan Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD ini merupakan tindak lanjut dari amanat pasal 36 ayat 1 Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah. Perubahan APBD dapat dilakukan jika terjadi perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi, keadaan yang menyebabkan harus dilakukan pergeseran anggaran antar unit organisasi antar kegiatan dan antar jenis belanja dan keadaan menyebabkan sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya harus digunakan untuk pembiayaan dalam tahun anggaran berjalan.

“Atas alasan tersebut di atas, perlu dilakukan penyesuaian terhadap postur APBD Kabupaten  Mamuju tahun anggaran 2019, baik pada pendapatan, belanja maupun pada pembiayaan,” Kata Ketua DPRD Kabupaten Mamuju Hj. Siti Suridah Suhardi beberapa waktu lalu di ruang kerjanya.

Penyesuaian itu dikatakan Suraida, bertujuan agar alokasi anggaran pada program dan kegiatan OPD lebih sistematis, realistis,terukur serta akuntabel.

” Mengenai besaran tambahan anggaran perubahan dan pos-pos mana saja, kami belum bisa menyebutkan karena ini masih menghitung angka-angkanya” Ungkap Suraidah.

” Kapan APBD-P ini sudah bisa kami disyahkan, ya tergantung kesiapan OPD dan Anggota DPRD Mamuju” tegas politikus ulung partai Demokrat ini. (sabar)

BAGIKAN
Berita sebelumyaIqbal Perintahkan Angkut Tumpukan Sampah di Kanal Dangko
Berita berikutnyaPisah Sambut Dandim 1418 Mamuju, Kapolda Harap Sinergitas Terjaga
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here