ilutrasi

Tanalili, Inspirasimakassar,com :
Kasus Pencabulan terhadap anak di Luwu utara belakangan ini meningkat, setidaknya dalam dua pekan ini ada dua Kasus Pencabulan yang ditangani Unit Perempuan dan Anak (PPA) Polres Luwu Utara. Kasus Pertama dari Kec Malangke, tepatnya Desa Benteng. Pelaku bernama Jeki dan sudah ditangkap di rumahnya oleh Resmob dan PPA Polres Luwu Utara.Kali ini terjadi lagi Kec Tana Lili Kab Luwu Utara

Sesuai laporan PolisinLPB / 35 / VI / 2020 / SPKT. Tanggal 16 juni 2020 tentang dugaan kasus Menyetubuhi Anak Dibawah Umur. Pelaku Bernama Ardi (22) sudah ditangkap pada Rabu 17 Juni 2020 sekitar jam 01.30 wita bertempat di Desa Rampoang Kec. Tanalili kab. Luwu utara.

Kasat Reskim Polres Luwu Utara, AKP Syamsul Rijal megatakan pelaku bernama Ardi telah ditangkap di rumahnya atas tuduhan pencabulan anak dibawah umur hingga Hamil. Adapun Korbannya adalah salah seorang pelajar (YS) warga kec Wotu Kab Luwu Timur. “” Kondiai korban saat ini Hamil usai disetubuhi Ardi,” Terang Syamaul Rijal.

Syamsul Rijal mengatakan Persetubuhan terhadap YS dilakukan berulang-ulang Yakni pada Januari 2020. Dalam Laporan polisi menyebutkan bahwa, pada bulan Januari pelaku Ardi menjemput korban YS dirumah di Wotu Kab Lutim, pelaku kemudian membawa korban ke Desa Rampoang Kec. Tanalili tepatnya dirumah orang tua pelaku.

” Dirumah itu pelaku menyetubuhi korban sebanyak tiga kali, Setelah melampiaakan nafau bejatnya, korban kenudian duantar pulang kerumahnya di Duaun Rinjani kec. Watu. “Terang Syamsul.

Pada 15 Juni lanjut Perwira tiga Balok, Orang tua korban mulai curiga terhadap sebab perutnya anaknya mulai membesar. Orang tuanya memaksa korban untuk berbicara jujur, siapa lelaki yang telah menyetubuhinya. ” Saat itu korban emngakui bahwa pelaku yang menyetubuhi dirinya adalah Ardi, orang tua korban langaubg keberatan dan melaporkan kejadian itu ke Polisi,,” Tandasnya.

Unit Reskrim langsung lanjutnya langaung melakukan penyelidikan keberadaan pelaku Ardi, pada jam 01.00 wita personil mendapatkan info bahwa Ardi berada dirumah orang tuanya di Desa rampoang, kemudian kami langsung meluncur dan menangkap Ardi. ” Saat ditangkap Ardi mengakui perbuatannya katanua telah berulang kali menyetubuhi korban di tempat berbeda diantaranya di rumah orang tuanya di Desa rampoang sebanyak tiga kali, pelaku langaung kami bawa ke Polres untul menjalani proses hukum lebih lanjut,” Pungkasnya.(mah)

BAGIKAN
Berita sebelumyaIDP Tangkap Ikan Seberat 150 Kg di Perairan Teluk Bone
Berita berikutnyaUnismuh Makassar Urutan Pertama Kinerja Kemahasiswaan PTS se-Sulawesi
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here