Makassar, Inspirasimakasar.com:

Melani Mustari

Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makasar, Melani Mustari, Jumat, 1 Februari 2019, mendukung sepenuhnya gagasan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menghapuskan sekolah-sekolah berkategori unggulan di Kota Daeng ini. Dengan demikian, tidak ada lagi perbedaan serta ketimpangan dalam dunia pendidikan.

Melani Mustari yang juga anggota Komisi D Bidang Pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat DPRD Makassar ini mengemukakan, dirinya menyambut baik gagasan tersebut. Bahkan, merupakan langkah brilian yang seharinya segera dilakukan Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar.

Menurutnya, Sudah lama tambah Melani, pikiran masyarakat dirasuki dengan stigma bahwa sekolah sekolah yang berkategori unggulanlah memiliki kualitas pendidikan baik. Padahal semua sekolah itu sama, tidak ada unggulan dan biasa.

Ia mengakui, sudah sangat tepat dan bijak kalau dihapuskan status atau kategori unggulan. Agar masyarakat apalagi yang ekonomi menengah atas berlomba-lomba memasukkan anaknya ke sekolah favorite dan unggulan.

Soal kualitas pendidikan menjadi hal yang paling penting diperhatikan, Melani melihat, sekolah yang baik adalah sekolah yang memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dan berprestasi. Guru dan tenaga pendidik harus punya kualitas dan menjadikan sekolah maju dan berprestasi. (bko)

BAGIKAN
Berita sebelumyaPengumuman Penerimaan Calon Peserta Magang ke Jepang Tahun 2019
Berita berikutnyaDewan Pembukaan 11 SMP Baru
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here