Makassar, Inspirsimakassar,com:Yeni-Rahman-dprd-makassar

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar, Yeni Rahman meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar tidak membuang waktu untuk segera merelokasi Pedagang Kali Lima (PKL). Ia menilai Pemkot terlalu lama mengulur waktu soal relokasi.

Yeni Rahman, menyebutkan, jika Pemkot sudah siap, maka segera merelokasi PKL tersebut. Sebab, areal tersebut telah diperuntukkan bagi para PKL. SEbab, jika mereka sudah berada dalam areal tertentu, maka setidaknya mereka tidak lagi berjualan menggunakan fasilitas publik seperti pedestrian, trotoar, atau lainnya.

Sekalipun demikian, menurut legislator Partao Keadilan Sejahtera (PKS) ini,Pemkot Makassar tetap memprioritaskan PKL yang sejak awal telah didata untuk menempati lokasi PKL Center tersebut.

Senada dengan Yeni Rahman, Muzdakkir Ali Djami yang juga dari PKS Makassar ini pun mengemukakan, para PKL yang akan berjualan di sekitaran lapangan kebanggaan masyarakat Makassar tersebut harus diprioritaskan adalah mereka yang betul-betul PKL, yang memang sudah didata sejak awal. Tetapi, mereka tidak boleh dijadikan objek pendapatan daerah, retribusi tetap dikenakan tapi hanya untuk kebersihan dan keamanan saja.
Anggota Komisi B DPRD Makassar ini menilai, meskipun Peraturan Daerah (Perda) tentang retribusi daerah telah disahkan,dimana salah satu poinnya menyebutkan usaha yang beromzet Rp250 ribu ke atas sudah bisa dipungut retribusi, tetapi harus ada dispensasi terhadap para PKL tersebut.
SEperti diketahui, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar telah menyiapkan anggaran sekitar Rp20 miliar untuk pembangunan tiga PKL Center. Anggaran ini masing-masing dialokasikan untuk PKL Center di Jalan Nikel Raya sebesar Rp6,84 miliar, Jalan Metro Tanjung Bunga senilai Rp7,05 miliar, dan Jalan Tamangapa sebesar Rp5,87 miliar.
Namun, untuk pembangunan PKL Center di Jalan Tamangapa, pihaknya menunda pembangunan tersebut karena lahan belum siap dan masih perlu banyak kajian sehingga gagal terealisasi. bko)

BAGIKAN
Berita sebelumyaPekan Depan Gaji Baru Dewan Mulai Cair
Berita berikutnyaKomisi C DPRD Makassar Tinjau Gudang CV Graha Mitra Sejati
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Anak bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan MUh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here