Makassar, Inspirasimakassar.com:
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar menyiapkan anggaran sekitar Rp4,5 miliar untukzainal beta 1.800 guru honorer. Anggaran tersebut dimasukan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan(APBD-P) 2017. Setiap guru honorer akan mendapat insentif sebesar RP850 ribu tiap bulan.Anggarkan di APBD-P itu bakal disiapkan untuk tiga bulan hingga akhir tahun.
Legislator Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Zaenal Beta mengemukakan, pihaknya dan anggota dawan di DPRD Makassar nantinya mengkaji kembali, nominal besaran gaji bagi 1.800 guru honorer. Para guru honerer itu sudah sekian tahun mengabdi baik di Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Makassar.
Zaenal Beta menyebutkan, sejak lama dewan memperjuangkan tenaga guru honorer. Pasalnya, para honorer tersebut telah bertahun-tahun mengabdi. Sementara gaji yang mereka peroleh bersal dari dana bantuan operasional sekolah (BOS). “Pertanyaannya, jika dana BOS tersebut terlambat cair, tentunya gaji mereka juga terhambat,” ujar legislator Komisi A Bidang Pemerintahan, Daerah Pemilihan (Dapil) Rappocini ini pada Senin, 4 September 2017.
Karena itu, Zaenal Beta mengemukakan, pihaknya akan berjuang, minimal gaji honorer diperhatikan, oleh pemerintah kota (Pemkot) Makassar. Pernyataan senada dikemukakan, Hamzah Hamid. Legislator PAN ni juga menyebutkan, mendukung langkah Dinas Pendidikan Kota Makassar yang akan mengangkat guru honorer sekolah menjadi guru honorer Pemkot. Jika tiu terlaksana, maka harapan PAN, tingkat kesejahteraan guru honorer akan tercapai, karena dianggarkan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
Syarat yang akan diangkat sebagai guru honorer pemkot, minimal telah mengabdi empat tahun. Sedangkan soal anggaran untuk gaji mereka masih belum final karena masih akan mendapat persetujuan di DPRD Makassar. (bko)

BAGIKAN
Berita sebelumyaAnggota Fraksi PKS Makassar Hibur Warga Rohingya di Makassar
Berita berikutnyaRudianto Lallo Pertanyakan Keberadaan KP3S
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Anak bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan MUh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa.