Makassar, Inspirasimakassar,com :

Setelah menyalurkan 100 paket sembako kepada mahasiswa Maluku di Makassar, Jumat 15 Mei 2020 pekan lalu, Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar  menyalurkan lagi 100 paket sembako kepada mahasiswa asal pahlawan nasional, Pattimura di ibukota Sulawesi Selatan ini, Jumat 22 Mei 2020.

 Penyaluran sembako dipimpin Sekjen KKM, Hans Paljama didampingi Asri Hidayat Mahulauw (Ketua Bidang Sosial Budaya dan Agama), Din Pattisahusiwa (Wakil Sekjen KKM), dan dr.Syahrul El Ghufron (bidang kemahasiswaan). Paket sembako dibagikan di sejumlah titik, di antaranya Jalan Daeng Tata, Jalan Baji Dakka, Jalan Tupai, Jalan Belibis, Borong Raya, Jalan Manurukki, dan di Jalan Sukamaju 6.

Menurut Hans Paljama, sembako berupa beras, super mie, dan telur tersebut selain berasal dari pengurus KKM, juga dari pengurus Kerukunan Keluarga Kristen Maluku (KWAKMAL) Makassar, dan Pengurus Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Makassar.  

“Sekalipun bantuannya tidak terlalu banyak, namun semoga dapat dimanfaatkan dengan senang hati. Begitu pula bagi mahasiswa Maluku di Makassar yang belum sempat terdata, kami memohon maaf, karena kami juga memiliki keterbatasan untuk mengetahui seluruh mahasiswa Maluku di kota ini,” tutur Hans Paljama.

 Sementara itu, Asri Hadiyat Mahulauw menambahkan,  pembagian sembako ke mahasiswa Maluku di Makassar sekaitan dengan memberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). “Jadi, setidaknya di masa pendemi Covid-19 ini, warga Maluku yang tergabung dalam KKM turut peduli kepada mahasiswa Maluku di Kota Makassar ini,” ujarnya.

Asri Hidayat Mahulauw yang juga guru di MAN Model Negeri 2 Makassar ini mengharapkan, kiranya  posko koordinator mahasiswa yang telah menerima sembako dari KKM segera menyalurkan kepada mahasiswa yang telah terdata.

Khusus di Jalan dg.Tata 3, demikian Asri,  Bagus Rumain dan Ulan Sikdewa  mengkoordinir mahasiswa asal Kabupaten SBT. Jumlah penerima 10 mahasiswa, berupa  5 karung beras, 10 rak kecil telur dan Indomie 2 karton. Di Jalan Borong yang bertindak sebagai koordinator adalah Eko. Dia mengkoordinir 14 mahasiswa asal Buru, Bursel dan SBB.

Sementara di Jalan Sukamaju 6 yang dijadikan posko koordinator menerima sembako untuk 25 mahasiswa, berupa 25 rak telur kecil , 25 paket Indomie dan 25 paket beras yang berjumlah 13 karung. Posko ini dikoordinir Ali Hakim.

“Kami juga menyerahkan kepada mahasiswa Maluku lainnya dengan koordinator berbeda, seperti di Jalan Manurukki, Jalan Tupai, Belibis, dan Jalan Baji Dakka,” ujar Asri seraya mengharapkan untuk gelombang kedua pihaknya masih mununggu foto-foto dari para koordinator, agar kerjaan sosial tersebut bernilai jujur, aman, dan amal ibadah untuk kita semua.

untuk gelombang kedua masih mununggu foto-foto dari adik-adik kordinator. Agar kerjaan kita bernilai jujur, aman, dan amal ibadah. Pembagian sembako pada tahap pertama juga diberikan kepada 24 mahasiswa Maluku asal Dobo dan MBD yang di koordinir oleh Appolonia Rutemete di Jalan Perintis Kemerdekaan.

Seperti diketahui, KKM merupakan organisasi sosial, kekeluargaan,  dan kekerabatan. Ketignya menghimpun masyarakat Maluku di perantauan, khususnya di Kota Makassar dan Sulawesi Selatan umumnya. Kehadiran organisasi ini  tanpa membeda-bedakan suku, agama, warna kulit, jenis kelamin, maupun adat istiadat.

Organisasi yang digagas kelahirannya oleh pemuka Maluku yang bermukim di Makassar ini bertujuan, membangun kebersamaan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai pela gandong, Bhineka Tunggal Ika, Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan NKRI sebagai dasar berpijak.

Selain merupakan wadah pemersatu, KKM sekaligus menjadi pusat informasi antarsesama warga Maluku di perantauan. Termasuk, menghidupkan kebiasaan dan budaya orang Maluku yang cinta damai, mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan, persatuan dan kesatuan, serta nilai nilai kebangsaan, dan penghormatan terhadap perbedaan. (din pattisahusiwa)

BAGIKAN
Berita sebelumyaJumlah ODP di Sulbar 1535
Berita berikutnyaPeduli Covid-19, DTN 439 Polda Sulbar Salurkan APD ke 4 Kota Provinsi
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here