Jakarta, Inspirasimakassar.com:

Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) meningkatkan status penegakan hukum atas kasus minyak goreng dari tahapan Penyelidikan ke tahapan Pemberkasan.

Peningkatan status atas kasus tersebut diputuskan dalam Rapat Komisi yang digelar hari ini di Kantor Pusat KPPU, Jakarta. Dengan demikian, Gopprera Panggabean mengatakan selaku Direktur Investigasi, bahwa kasus tersebut dapat dilanjutkan ke tahapan selanjutnya, yakni Sidang Majelis Pemeriksaan Pendahuluan.

“Kasus minyak goreng akan naik ketahap selanjutnya yaitu tahapan pemberkasan”, jawabnya dengan tegas, Jum’at, 22 Juli 2022.
 
Sebagai informasi, KPPU telah mulai melakukan Penyelidikan atas kasus tersebut sejak 30 Maret 2022 dengan nomor register No. 03-16/DH/KPPU.LID.I/III/2022 tentang Dugaan Pelanggaran UU No. 5 Tahun 1999 (UU 5/99) terkait Produksi dan Pemasaran Minyak Goreng di Indonesia.

Untuk melengkapi alat bukti yang ada, Gopprera Panggabean menegaskan bahwa KPPU telah memanggil para pihak yang berkaitan dengan dugaan, seperti produsen minyak goreng, asosiasi, pelaku ritel, dan sebagainya.

Dari proses Penyelidikan tersebut, KPPU telah mengantongi minimal 2 (dua) jenis alat bukti yang ada, sehingga disimpulkan layak untuk diteruskan ke tahapan Pemberkasan, paparnya.

Berdasarkan hasil penyelidikan, KPPU mencatat bahwa terdapat 27 (dua puluh tujuh) Terlapor dalam perkara tersebut yang diduga melanggar 2 (dua) pasal dalam UU 5/1999, yakni pasal 5 (tentang penetapan harga) dan pasal 19 huruf c (tentang pembatasan peredaran atau penjualan barang/jasa).
 
Berikut daftar Terlapor dalam Kasus Minyak Goreng sebagai berikut :

1.       PT. Asian Agro Agung Jaya
2.       PT. Batara Elok Semesta Terpadu
3.       PT. Berlian Eka Sakti Tangguh
4.       PT. Bina Karya Prima
5.       PT. Incasi Raya
6.       PT. Selago Makmur Plantation
7.       PT. Agro Makmur Raya
8.       PT. Indokarya Internusa
9.       PT. Intibenua Perkasatama
10.    PT. Megasurya Mas
11.    PT. Mikie Oleo Nabati Industri
12.    PT. Musim Mas
13.    PT. Sukajadi Sawit Mekar
14.    PT. Pacific Medan Industri
15.    PT. Permata Hijau Palm Oleo
16.  PT. Permata Hijau Sawit
17.  PT. Primus Sanus Cooking Oil Industrial (Priscolin)
18.  PT. Salim Ivomas Pratama
19.  PT. Smart, Tbk./PT. Sinar Mas Agro Resources and Technology, Tbk.
20.  PT. Budi Nabati Perkasa
21.  PT. Tunas Baru Lampung, Tbk.
22.  PT. Multi Nabati Sulawesi
23.  PT. Multimas Nabati Asahan
24.  PT. Sinar Alam Permai
25.  PT. Wilmar Cahaya Indonesia
26.  PT. Wilmar Nabati Indonesia
27.  PT. Karyaindah Alam Sejahtera

BAGIKAN
Berita sebelumyaMUI Apresiasi GANAS ANNAR Sulsel
Berita berikutnyaAkreditasi dan Audit Syariah, Baznas Soppeng Ikhtiar Tingkatkan Akuntabiltas
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here