Inspirasimakassar,com:a

Menanggapi hasil rapat dengar pendapat (RDP), Komisi C DPRD Makassar, Kamis, 1 November 2018, pagi ini meninjau lokasi pembangunan Kelas dan Hotel Politeknik Akademi Pariwisata, Tanjung Merdeka.

Peninjauan pagi tadi dipimpin langsung Ketua Komisi C DPRD Makassar, Rahman Pina dihadiri oleh beberapa Anggota Komisi C DPRD Makassar dan SKPD yang terkait serta penanggung jawab pembangunan kampus Poltekpar.

Dalam peninjauan, Anggota Komisi C DPRD Makassar, Susuman Halim mengungkapkan bahwa pembangungan hotel dan ruang kelas tidak memiliki izin membangun (IMB) itu bisa dilihat setelah diminta dokumen perizinan pihak penanggung jawab tidak dapat memperlihatkannya.

“ penanggung jawab pembangunan hotel poltekpar sama sekali tidak ada dokumen perizinan yang bisa tunjukkan, sehingga kami minta segera dilakukan peneguran oleh Dinas Tata Ruang dan meminta pihak penanggung jawab untuk segera mengurus dokumen-dokumen yang dimaksud,” ungkap Sugali sapaan akrab Legislator Demokrat ini.aa

Sugali menambahkan agar pihak penanggung jawab segera mengakomodir tuntutan masyarakat dengan melakukan pengangkatan sediment dikanal yang berbatasan dengan pemukiman warga.

“ kami minta penanggung jawab juga segera akomodir tuntutan masyarakat, khususnya pengangkatan sediment dikanal yang berbatasan dengan pemukiman warga,” jelasnya.

Setelah tinjauan pagi ini, rencananya Senin (05/11) , Komisi C DPRD Makassar akan segera mengeluarkan putusan terkait hasil dari tuntutan Warga Tanjung Merdeka ini mengenai pembangunan Hotel dan Ruang Kelas Poltekpar. (humas dprd makassar)

BAGIKAN
Berita sebelumyaDilantik Sebagai Walikota Parepare, Taufan tak Punya Program 100 Hari
Berita berikutnyaBAMUS DPRD Makassar Bahas Jadwal Kegiatan November – Desember 2018
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Anak bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan MUh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here