Selayar, Inspirasimakassar.com:

Rumor prahara yang melatar belakangi issu perpisahan paket Prof. Akbar Silo dan Daeng Marowa sempat merebak dan menjadi topik perbincangan utama di ruang publik.

Kedua putera Kabupaten Selayar, Sulawesi-Selatan yang telah bersepakat untuk ikut meramaikan kompetisi pemilihan bupati dan wakil bupati mendatang, diissukan pecah kongsi.

Daeng Marowa disebut-disebut mundur dan memutuskan kembali ke Jepang, lantaran kecewa dengan statemen Prof. Akbar Silo yang disebut-sebut baru mengurus kendaraan politik.

Steatmen ini dinilai berbeda dengan klaim partai politik yang telah disampaikan sebelumnya oleh Prof. Akbar Silo.

Belakangan, rumor ini kemudian dimentahkan Daeng Marowa yang menyebut rumor tersebut sebagai bentuk fitnah.

“Gila benar fitnah itu yah. Sekadar diketahui, bahwa saya selalu bersama dengan Prof Akbar, mengurus partai politik. Bahkan diam-diam, saya sering ngobrol dan terlibat perbincangan dengan sejumlah elite dan petinggi parpol,” ujarnya.

“Beberapa waktu lalu, kami juga sempat terlibat perbincangan panjang di rumah kediaman salah seorang, Sekjen partai politik. Hanya saja, perlu saya tegaskan, bahwa, hal ini sifatnya, masih gerakan rahasia”, tambahnya, dalam keterangan pers yang disampaikannya kepada wartawan hari Jum’at, (22/05) malam.

Intinya kata dia, hal ini bukanlah sebuah persoalan luar biasa yang perlu disikapi secara serius. Menanggapinyapun, cukup biasa-biasa saja.

“Fitnah, tidak perlu dilawan dengan fitnah, toh, kami, sudah terbiasa menghadapi fitnah. Saat ini, tim Pasmo Daeng, tetap solid dan masih terus ‘bergerilya’ menjalankan misi kemanusiaan melalui kegiatan penyemprotan dis infektan dan penyaluran bantuan sembako di daerah pesisir, Kepulauan Selayar, urai Daeng Marowa.

Namun harus digaris bawahi bahwa gerakan ini murni merupakan misi kemanusiaan dan tidak terkait sama sekali dengan persoalan politik praktis dalam konteks menghadapi bursa pilkada, akunya. (Andi Fadly Dg. Biritta)

BAGIKAN
Berita sebelumyaTiga Hari Tergulung Ombak, Muh. Ali Bin Dg. Manaja Ditemukan Tak Bernyawa
Berita berikutnyaKelompok Tunanetra – Disabilitas dapat Beras dan Masker dari Lions Club Makassar Rajawali
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here