Kadisnaker Kota Makassar Saat memberikan Sosialisasi (foto-foto:humas disnaker kota makassar)

Makassar, Inspirasimakassar.com :

Padat karya merupakan kegiatan pembangunan proyek yang lebih banyak menggunakan tenaga manusia dibandingkan dengan tenaga mesin. Tujuan utama dari program padat karya adalah untuk membuka lapangan kerja bagi keluarga-keluarga miskin atau kurang mampu yang mengalami kehilangan penghasilan atau pekerjaan tetap

Proyek padat karya merupakan program pemerintah melalui Bappenas untuk memberi lapangan kerja terutama yang kehilangan pekerjaan pada masa sulit. Karena itu, Dinas Ketenagakerjaan kota Makassar melalui Bidang Penta melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang dilaksanakannya Padat Karya Infrastruktur.

Sosialisasi yang berlangsung di kelurahan Panaikang, kecamatan Panakukang, Kamis, 12 September 2019 tersebut tidak lain mengatasi pengangguran sementara. Termasuk menyediakan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat sekaligus memutar roda perekonomian setempat.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, A.Irwan Bangsawan mengemukakan, program padat karya dikhususkan keoada masyarakat di Kelurahan Panakukang tersebut mendapatkan manfaat ganda. Selain untuk ketenagakerjaan, juga penyediaan infrastruktur untuk meningkatkan produktivitas, baik pribadi, keluarga maupun wilayah.

A Irwan Bangsawan berharap masyarakat Panakukkang dapat memanfaatkan proyek Padat Karya tersebet, untuk mendapatkan pekerjaan, sehingga dapat menambah pundi-pundi pendapatan bagi keluarga.

Seperti diketahui, pengembangan industri padat karya sangat tepat karena saat ini di Indonesia banyak melimpahnya sember daya manusia yang tidak berketrampilan. Dengan demikian, kehadiran proyek tersebut dapat menggurangi angka pengangguran. (dn)

BAGIKAN
Berita sebelumyaKadisnaker Makassar Dampingi Penjabat Walikota Saat Pencanangan HKG PKK-KB
Berita berikutnyaWhiz Rilis Promo Savetember
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here