Makassar, Inspirasimakassar.com:

Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Penceramah Agama adalah merupakan program Kementarian Agama (Kemenag) tentang Moderasi Beragama, agar terjaga kerukunan melalui peran da’i dan da’iyat.

“Da’i harus memperkuat wawasan melalui kecintaan terhadap tanah air, sebagai bagian dari iman,” kata Kepala Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Sulsel, Dr. H. Abdul Gaffar, S.Ag, MA., saat menyampaikan sambutan sekaligus membuka Bimtek Penguatan Penceramah Agama Islam Angkatan I, di Hotel Almadera, Jl. Somba Opu, Makassar, Senin, 19 Semptember 2022.

Menurut Abdul Gaffar, da’i dengan kompetensi di bidangnya, senantiasa dapat mengajak umat atau masyarakat secara bersama sama, dalam menjaga kebersamaan, kerukunan dan toleransi antar umat beragama, sehingga harmonisasi kehidupan beragama dan berbangsa bisa terwujud.

“Penguatan seperti ini harus kita tanamkan, melalui peran penceramah dengan bahasa masing masing dan kearifan lokal yang ada,” tandas Abdul Gaffar yang juga mantan kepala Kantor Kemenag Kota Parepare ini.

Sebelumnya H. Sopyan Akhmad selaku penyelenggara dalam laporannya menyampaikan tujuan kegiatan ini, untuk menguatkan kompetensi penceramah dari aspek materi maupun metodologi dakwah. Memfasilitasi dan mendorong partisipasi masyarakat yang bertanggung jawab menyiapkan kader-kader penceramah yang memiliki kompetensi dari aspek materi maupun metodologi

Kegiatan ini, lanjut Sopyan Akhmad, diikuti 50 orang peserta, berlangsung selama dua hari dengan materi dan narasumber: Relasi Agama, Negara dan Budaya oleh Al Habib Syekh Sayyid Abdul Rahim Assegaf Puang Makka. Wawasan Ke Indonesiaan dan Ketahanan Nasional oleh Pangdam XIV Hasanuddin, Pengarusutamaan Moderasi Beragama oleh Ketua PW. Ansor Sulsel. Literasi Media Digital dalam Dakwah dan Strategi Dakwah di Era Milenial oleh Ketua MUI Sulsel. Issu Aktual Keagamaan dan Aksi Terorisme Dunia dan Upaya Penanggulangannya di Indonesia. (sudirman)

BAGIKAN
Berita sebelumyaTim UNM PHS Juarai PHS Cup I 2022
Berita berikutnya16 Tahun Lumpuh dan tak Terima Bantuan, Lurah Bara Baraya Timur Salut BAZNAS Makassar
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here