Dr H Sangkala Ruslan, SE, MS

Kepulauan Selayar, Inspirasimakassar.com
Untuk membangun Kabupaten Kepulauan Selayar dalam upaya mensejajarkan tingkat perekonomian dan kesejahteraan masyarakatnya minimal sama dengan kabupaten dan kota lainnya di Indonesia diperlukan suatu strategi yang mengoptimalkan pengelolaan potensi wilayah kabupaten Selayar yang didominasi sektor ekonomi kemaritiman, kelautan dan perikanan. Potensi sumber daya kemaritiman ini kata Dr H Sangkala Ruslan, SE, MS meliputi potensi ikan Baronang, Sunu, Napoleon, Tuna, Cakalang serta beberapa jenis ikan lainnya yang hidup dan menetap disekitar terumbu karang dan dilaut dalam.
Dikatakan mantan Deputi Bidang Hukum dan Penyelesaian Sanggah LKPP RI yang kemudian menjadi Tenaga Ahli pada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam menyusun Background Study Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional ini, bahwa” Potensi lainnya yang harus dijaga dan dilestarikan adalah Taman Nasional Laut Taka Bonerate yang merupakan salah satu kawasan pelestarian alam di Indonesia yang ditunjuk berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor 280/Kpts II/1992 tanggal 26 Februari 1992 dengan luas wilayah sekitar 530.765 hektar. Upaya pengelolaan Taman Nasional Laut Taka Bonerate diharapkan dapat melestarikan sumber daya alam hayati dan ekosistemnya sehingga akan bisa memenuhi fungsinya sebagai daerah perlindungan sistem dan penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis flora dan fauna serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistem untuk dapat digunakan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, budaya dan wisata alam.” imbuhnya.
Dr H Sangkala Ruslan selaku Ketua Dewan Pakar Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Kemitraan Pembangunan Nasional telah banyak mengetahui akan potensi ini. Apalagi putra kelahiran Polebungin Selayar, 3 Nopember 1950 ini yang juga mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Sulawesi Selatan era kepemimpinan HM Amin Syam. Ia menjelaskan jika Kawasan Taman Nasional Laut Taka Bonerate ini merupakan karang atol terbesar ketiga didunia setelah Kwajifein dan Suvadiva di Kepulauan Marshal dengan luas wilayah kurang lebih 220.000 hektar. Topografi kawasan ini juga sangat unik dan menarik sebab disekelilingnya terdapat karang atol yang terdiri dari gugusan pulau-pulau gosong dan karang dengan rataan terumbu karang yang luas dan tenggelam dengan membentuk pulau-pulau dengan jumlah yang tidak sedikit.” katanya.
Ditambahkan oleh Ketua Umum DPP Perserikatan Anti Korupsi Indonesia ini bahwa diantara pulau-pulau dan gosong itu juga terdapat selat-selat sempit yang dalam lagi sangat terjal. Pada sisi bagian luar karang atol dikelilingi oleh massa air yang berwarna biru pekat dan merupakan perairan yang sangat dalam lebih dari ribuan meter serta terjal. Jika potensi ini dapat dikelola secara optimal dan profesional akan menjadi sebuah obyek wisata paling menarik dan bergensi di dunia yang akan menjadi ikon wisata bahari di Bumi Tanah Doang Selayar. Apalagi jika dapat disinergikan dengan pantai wisata Tanjung Bira di Kabupaten Bulukumba, termasuk Pulau Dewata Bali, Nusa Tenggara Barat dengan pantai Senggigi, Nusa Tenggara Timur dengan Taman Nasional Komodo nya serta Pemandangan alam Kabupaten Wakatobi di Provinsi Sulawesi Tenggara akan lebih memberikan daya tarik bagi wisatawan domestik dan mancanegara untuk dapat berkunjung di daerah ini.” tandasnya.
Oleh karena itu seorang Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Selayar untuk periode 2021 – 2024 kedepan diharapkan mampu secara profesional dalam mengelola dan mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki Kabupaten Kepulauan Selayar. Pemimpin Selayar kedepan juga mesti seorang pemimpin yang visioner dan mampu memperbaiki system pelayanan publik yang dapat mempermudah investor dalam menanamkan modalnya guna melakukan bisnis dengan mengutamakan system pelayanan prima, efisien dan efektif yang didukung system informasi teknologi. Dengan demikian, Kabupaten Selayar tidak h

BAGIKAN
Berita sebelumyaHari ini Prof Akbar Kembali Temui H Saiful Arief
Berita berikutnyaPenjabat Walikota Makassar Gagas Dialog Kebangsaan
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here