Makassar, Inspirasimakassar.com :

Kota Makassar memiliki potensi yang sangat besar di bidang pariwisata, serta berbagai potensi lainnya. Hanya saja, permasalahan yang sangat urgent yang perlu ditangani adalah persampahan. Karena itu, penjabat walikota Makassar, Muh Iqbal S Suhaeb saat menghadiri seminar Waste to Energy yang diadakan Jakarta Japan Club (JJC) di Wisma KEIAI 16th fl, JI. Jendral Sudirman Kav 3, Jakarta Pusat, Jumat, 9 Agustus 2019 mengharapkan, para investor dari Jepang yang tergabung dalam JJC dapat mendukung dan membantu persoalan persampahan di kota ini.

Menurutnya, persoalan persampahan di ibukota Slawesi Selatan ini selalu meningkat dari tahun ke tahun. Karenanya, Pemerinta Kota Makassar membutuhkan teknologi yang dapat membantu mengatasi persoalan sampah ini khusunya dikelola sebagai pupuk atau kerajinan yang bermanfaat.

Potensi pemanfaatan sampah bagi investor, demikian Iqbal, sangatlah besar karena dapat dikelola dengan baik menjadi pupuk kompos dan barang-barang kerajinan yang bernilai ekonomis.

Di agian lain Iqbal menyebutkan, pihaknya telah melibatkan PLN untuk bekerja sama dalam pemanfaatan teknologi listrik berbasis sampah. Semoga hal ini menjadi progress dalam hal pemanfaatan sampah.TPA pun bisa berfungsi sebagai taman bermain dan arena olah raga apabila pengurangan sampah di daerah ini bisa terselesaikan dengan menggunakan teknologi modern. (snc)

BAGIKAN
Berita sebelumyaPolda Sulbar Ungkap Kasus di Tiga Direktorat Utamanya
Berita berikutnyaKPU Kecam Postingan Oknum Mengatasnamakan KPU
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here