Makassar, Inspirasimakassar.com :

Generasi milenial sebagai kaum unik yang tak terbatas oleh ide dan gagasan cemerlang. Karenanya, saat ini kaum milenial banyak memegang posisi-posisi strategis. Hal ini bisa membawa perubahan yang lebih baik. Yang menjadi pertanyaan apakah kaum milenial ini mampu memimpin dengan mempertahankan dan meningkatkan apa yang sudah ada?

Demikian pertanyaan Penjabat Walikota Makassar, Muh Iqbal S Suhaeb ketika tampil sebagai narasumber pada pelatihan kepemimpinan TK III Angkatan XXI tahun 2019, di Puslatbang KMP LAN, Jalan Baruga, Antang, Kecamatan Manggala, Jumat, 19 Juli 2019.

Muh Iqbal S Suhaeb mengangkat isu milenial saat melihat peserta pelatihan sebagian besar masuk kategori milenial yakni mulai dari tahun kelahiran 1980-2000.

Menurutnya, saat ini, teknologi begitu berkembang pesat. Makanya, pemerintah perlu bergerak cepat untuk mempersiapkan berbagai regulasi untuk menyongsong era revolusi industri digital, sehingga ASN dari generasi milenial mampu menghadirkan regulasi-regulasi yang tepat di bidang industri digital. Apalagi, generasi millenia umumnya lekat dengan penggunaan teknologi digital yang cepat menangkap data dan informasi.

“Generasi ini juga diharapkan terus mengembangkan diri, progresif, serta menyukai inovasi dan kreatif, sehingga nantinya harus menjadi penerus atau jadi pemimpin atau pemangku kebijakan yang ada di Kementerian Peridustrian dalam rangka untuk menggerakan industri nasional dikemudian hari kelak,” imbuhnya.

Bagi Penjabat Walikota yang dilantik gubernur Sulsel pasca berakhirnya kepemimpinan Moh Ramdhan Pomanto dan Syamsu Rizal MI ini, generasi milenial dinilai sangat berperan penting dalam menerapkan industri 4.0. Apalagi, Indonesia akan menikmati masa bonus demografi hingga tahun 2030. Artinya, sebanyak 130 juta jiwa yang berusia produktif dapat mengambil kesempatan baru untuk mengembangkan bisnis di era digital.

Dengan melihat potensi generasi Millenia yang semakin besar, tentunya menjadi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termauk pemerintah agar dapat membentuk generasi yang lebih banyak membuka peluang-peluang ide dan gagasan-gasan cemerlang. (ssc)

BAGIKAN
Berita sebelumyaRidwan Wittiri “Oppo” Tokoh Golkar Hijrah ke PDI-P
Berita berikutnyaJCH Gelombang Pertama Berakhir
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here