Kepulauan Selayar, Inspirasimakassar.com
        Bupati Kepulauan Selayar, HM Basli Ali sudah mulai membuka kran politiknya setelah menerima masukan dan saran dari sejumlah tokoh masyarakat jelang Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) secara serentak di 13 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan. Teka teki pasangannya yang akan ikut bertarung pada suksesi pemilihan secara langsung nyaris terjawab. Mereka adalah Dr H Zainuddin, SH MH yang saat ini masih menjabat sebagai wakilnya, menyusul H Saiful Arief, SH bekas rivalnya di Pilkada 2015 lalu dan Dr Ir Marjani Sultan, M.Si mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Selayar.
       Dr Ir H Marjani Sultan, M.Si adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Selayar yang menyatakan siap berjibaku dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati mendatang jika HM Basli Ali menghendaki. Apalagi kendaraan politiknya sudah sangat jelas dengan menggunakan Partai Golongan Karya yang memperoleh sebanyak 10 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Selayar. Bahkan bukan hal yang mustahil jika Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Amanat Nasional (PAN) yang mempunyai masing-masing 3 kursi ditambah 1 kursi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI.P) juga akan ikut dikendarai.

Ince Langke


        Sebab menurut versi anggota DPRD Sulawesi Selatan terpilih, H Ince Langke IA, Partai Golkar masih berkomitmen untuk mengusung kembali kadernya, HM Basli Ali selaku incumbent. Sementara ketiga calon wakilnya akan dikembalikan kepada masyarakat yangbakan memilih pemimpinnya untuk tiga setengah tahun kedepan. Meskipun survei itu bukanlah satu-satunya sebuah pertimbangan untuk memutuskan calon paketnya tetapi paling tidak hasil survei itu sudah dapat digunakan sebagai referensi untuk dijadikan duet dalam bertarung memperebutkan kursi panas  Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Selayar nanti pada 23 September 2020.
       Disamping itu, juga telah diperoleh informasi jika H Ince Langke IA disebut-sebut sebagai salah satu nama yang masuk dalam survey itu. Lalu bagaimana pendapatnya ? Spontan dijawab,” Kalau saya tidak termasuk diantaranya. Apalagi dari awal saya telah menyatakan sikap untuk tidak maju di Pilkada 2020. Dan memang sama sekalimtidak punya niat untuk maju melawan HM Basli Ali. Lagi pula saya kan sudah terpilih di DPRD Sulawesi Selatan untuk masa bhakti 2019 – 2024.
       Karena itu lanjut mantan Ketua DPD II Partai Golkar Selayar ini, saya mau memfokuskan diri untuk memperjuangkan aspirasi dan kepentingan rakyat di parlemen provinsi. Olehnya itu dari lama saya telah bertekad untuk fokus memperjuangkan HM Basli Ali sebagai p3tahana untuk dapat dipilih kembali oleh masyarakat 3,5 tahun kedepan. Dan kalaupun masyarakat Selayar menginginkan duet HM Basli Ali – H Ince Langke, saya hanya bisa memohon maaf karena saya memilih akan lebih fokus di DPRD untuk memperjuangkan amanah rakyat yang dibebankan dipundak saya.” pungkasnya.
       Semantara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kepulauan Selayar, Dr Ir H Marjani Sultan, M.Si saat ditemui diruang kerjanya kemarin mengakui jika dirinya sering disebut-sebut oleh bupati sebagai salah satu figur yang masuk dalam tiga nama yqng di survei. ” Betul memang termasuk saya. Tapi saya kira itu hanya sebatas wacana saja. Dan memang sekarang HM Basli Ali sedang menurunkan tim survey terkait kandidat calon wakil yang akan mendampingi beliau di Pilkada tahun depan. Dan saya adalah salah satu yang sering dikemukakan baik dalam pertemuan dan rapat-rapat dikabupaten. Akan tetapi hasilnya belum turun, setahu saya.” kunci dia. (M.Daeng Siudjung Nyulle)

BAGIKAN
Berita sebelumyaPilkada Selayar Memungkinkan 13 Pasangan Calon
Berita berikutnyaKapolda Sulbar Yakin Warga Papua Aman
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here