Foto SetkabJakarta -Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) terkait persoalan perencanaan pembangunan dan penganggaran, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Bappenas akan menjadi pemegang kendali perencanaan dan penganggaran untuk program prioritas.

“Presiden sepakati, setujui akan ada inpres khusus ke Bappenas dan Kementerian Keuangan agar perencanaan penganggaran dan realisasi bisa terkontrol dan termonitor baik,” ujar Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/4/2016).

Menurut Pramono, sepenuhnya proses ini ke depan akan dilakukan oleh Bappenas. Sebelumnya menjadi kewenangan Kemenkeu. Akan tetapi koordinasi tetap akan dilakukan di bawah  garis Kemenko Perekonomian.

“Sepenuhnya perencanaan di Bappenas, sehingga Bappenas bisa terlibat secara langsung dalam melakukan monitoring terhadap apa yang dilakukan dalam perencanaan dan realisasi,” paparnya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Sofyan Djalil menambahkan, Inpres tersebut akan menyertakan perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 40 tahun 2006 tentang sistem perencanaan nasional dan PP Nomor 90 Tahun 2010 keuangan negara.

“Inpres ini akan berisi apa tugas Kemenkeu, apa tugas Bappenas, apa tugas K/L, dan apa tugas daerah. Dan bagaimana kemudian perencanaan itu terlaksana secara sinkron dan anggaran sesuai dengan perencanaan tersebut,” kata Sofyan pada kesempatan yang sama. (dtc)

BAGIKAN
Berita sebelumyaWow… Dana WNI di Negara Tax Haven 11.000 triliun Lebih, Jumlah ini Melebihi PDB RI
Berita berikutnyaTehnik Industri UMI Makassar Tertua di KTI
Journalist Inspirasi Makassar. Lahir di Kutai Kartanegara, 25 Juli 1972. Studi SD hingga SMP (MTs As'adiyah) diselesaikan di sebuah desa penghasil batu bara, Santan Tengah, kecamatan Marangkayu, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Menyelesaikan S1 di Fakultas Teknik Elektro, Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Februari tahun 1999. Sementara pendidikan menengah atas ditempuh di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Watampone, Bone, Sulawesi Selatan. Mantan wartawan harian Fajar Makassar, penyiar dan reporter di radio berita Independen Fm serta kontributor Radio Berita 68H Jakarta.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here