Makassar, Inspirasimakassar.com:

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri penutupan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sulsel, di Claro Hotel Makassar, Jalan AP Pettarani, Jumat, (13/3).

Dalam kesempatan tersebut, Andi Sudirman meminta maaf karena tidak sempat hadir dalam acara pembukaan Rakerda beberapa waktu lalu.

“Mohon maaf, berhubung karena saya sedang kunjungan kerja di Luwu Utara, belum sempat menghadiri acara pembukaan. Namun yang pasti, saya tidak akan melupakan partai ini. Partai yang senantiasa selalu setia, berdiri di depan kita. Luar biasa,” ujar Andi Sudirman yang disambut tepuk tangan meriah dari peserta yang hadir.

Ia juga menceritakan pengalamannya saat bersama dengan Gubernur Nurdin Abdullah bertemu dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri. Dirinya banyak mendengarkan arahan, terutama dalam komitmen.

“Bu Mega berpesan untuk senantiasa menjaga komitmen kuat untuk negara yang berdaulat pangan,” tuturnya.

Andi Sudirman juga menjelaskan pentingnya seorang pemimpin menjaga komitmennya. “Saya sendiri masih sama seperti komitmen di awal, tanpa keraguan. Dengan prinsip, bahwa jika seekor sapi talinya dipegang, maka manusia yang dipegang adalah kata-katanya. Mohon dukungan untuk kami,” terangnya.

Alumni Fakultas Teknik Unhas ini juga menyampaikan capaian capaian pembangunan selama pemerintahan dirinya bersama Gubernur Nurdin Abdullah. Seperti pembagunan infrastruktur daerah terpencil, dan beberapa ruas jalan antara kabupaten yang sampai saat ini terus digalakkan.

Terakhir, Andi Sudirman menyampaikan tentang pertemuannya dengan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin dalam update pembangunan Sulsel. Termasuk beberapa diantaranya ialah progress ruas jalan terisolir Sabang-Seko-Rampi, ruas jalan Bua-Rantepao, ruas jalan Batusitanduk-Lilikira/Sadan, ruas jalan Sidrap-Larompong Luwu, ruas jalan Parigi-Bungoro, dan ruas jalan MNP-Maros alternatif lingkar luar pesisir. Andi Sudirman juga sekaligus menyampaikan permintaan lanjutan dukungan pusat sinergi pemprov dan kabupaten untuk semua yang telah dipaparkan.

Selain infrastruktur, hal lain yang juga menjadi perhatian pemerintahannya ialah pengendalian stunting, kemiskinan dan gizi buruk, juga diminta lebih mendapat dukungan pusat.

“Masalah sosial kemiskinan dan gizi buruk, kami berkolaborasi dengan pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten. Di salah satu kabupaten, kami menangani kasus gizi buruk selama 45 hari, dan Alhmadulillah anak tersebut berangsur pulih seperti banyak foto yang beredar di media online,” ungkapnya. (hadi)

BAGIKAN
Berita sebelumyaIqbal Suhaeb Didaulat Sebagai Pemateri di Tudang Sipulung RSUP Wahidin
Berita berikutnyaDrs.Hasanuddin M.Si: UT Makassar Mulai Dilirik Generasi Milineal
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here