Makassar, Inspirasimakassar.com:parkir

Anggota Komisi B Bidang Perekonomian dan Keuangan DPRD  Makassar, Abdul kadir mengemukakan, kinerja Perusahaan Daerah (Perusda) Parkir mengalami perkembangan signifikan. Sekalipun demikian, dirinya masih ada sejuah titik parkir yang dikuasai juru parkir liar. Bahkan, perparkiran di sejumlah titik terlihat masih amburadul.

Titik-titip parkir yang amburadul misalnya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Veteran.AP Petta Rani, Boulevard, Pengayoman, dan Hertasning.

“Kita berharap, parkir liar itu tidak bebas memungut uang rakyat, tegas Abdul Kadir kepada wartawan, Ahad, 15 Aril 2018.
Menurutnya, keberadaan Perusda Parkir dalam memberikan pelayanan pada masyarakat terus digalakkan, dan jangan berpuas diri atas capaiannya. Pra jajaran dan petugas lapangan tetap berinovasi.

Legsialtor Partai Hati Nurani Eakyat (Hanura) ini mengemukkan, dari tahun ke tahun, kehadiran Perusda Parkir untuk mempertagas komitmen menghilangkan parkir liar, khususnya yang masih tersebar di supermarket, warung makan dan warung kopi. Bukan hanya itu, di sejumlah perkatoran juga masih ditemukan parkir liar.rusli

Fasruddin Rusli (ist)

Anggota dewan lainnya Fasruddin Rusli menyampaikan hal senada. Menurutnya, sekalipun Perusda Parkir paling berat pada penertiban parkir liar, namun mereka harus komitmen untuk memberantasnya.
“Seharusnya Perusda Parkir mengambil alih lahan yang potensial itu. Selain menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Makassar tentunya juga pelayanan pada masyarakat,” ujarnya. (bko)

BAGIKAN
Berita sebelumyaAlumni 3IPA9-10 Smansa 82 Kunjungi Teman Sakit
Berita berikutnyaKomisi D DPRD Makassar Pertanyakan Data Pekerja Asing ke Pemkot
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Anak bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan MUh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here