H.Jurlan Em Saho’as (kanan) dan H.Waspada Santing (tengah) saat menyerahkan bantuan diterima Sarkia di Rumah Sakit Labuang Baji, Rabu 14 September 2022

Makassar, Inspirasimakassar,com:

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar prihatin atas penderitaan Nur Hairis Jaya. Pasalnya, bayi 7 bulan, kelahiran, 15 Februari 2022 ini menderita gizi buruk—malah mengalami masalah kurang gizi kronis, atau stunting. Disisi lain, orang tuanya tidak berkecukupan.

Penderitaan yang dialami Nur Hairis Jaya disebabkan kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan.

 Lembaga pemerintah nonstruktural berkantor di Jalan Teduh Bersinar, Kecamatan Rappoocioni ini pun memberikan bantuan biaya pengobatan bagi warga Jalan Dokter Ratulangi I No 53 RT001/RW001, Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar ini.

Nur Hairis Jaya

Bantuan diserahkan Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayaan BAZNAS Kota Makassar, H.Jurlan Em Sahp’as, didampingi Wakil Ketua III Bidang Adminitrasi Keuangan, H.Waspada Santing, dan sejumlah staf.

“Hari ini, BAZNAS Kota Makassar merasa terpanggil untuk menyerahkan bantuan biaya pengobatan kepada anakda Nur Hairis Jaya. Anak kita ini masih Batita (Bawah tiga tahun), tetapi sudah menderita gizi buruk. Bantuan yang BAZNAS Kota Makassar berikan ini memang belum maksinal, tetapi,  tentunya diharapkan dapat membantu keluarga dari anak ini,” tutur H.Jurlan Em Saho’as usai penyerahan bantuan  di lantai III Rumah Sakit Umum Labuang Baji, Rabu, 14 September 2022.

Menurut Jurlan—sapaan akrab sutradara Film Air Mata Jendi ini, sebagai lembaga Amil, BAZANAS Kota Makassar memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masa depan anak anak, dari keluarag dhuafa. Utamanya menyangkut kesehatan, hingga pendidikan.

“Sekalipun demikian, setelah mendapat laporan dari warga, kemudian BAZNAS Kota Makassar menurunkan tim untuk melakukan asesmen, apakah orang tersebut layak menerima bantuan dari BAZNAS atau tidak,” tegasnya, seraya menambahkan, seluruh biaya yang  diberikan baik untuk penderita gizi buruk, maupun bantuan modal usaha, bantuan insidentil, bantuan bulanan, sunatan massal,  hingga bantuan pendidikan, semuanya  berasal dari para Muzakki di Kota Makassar yang menyerahkan zakat kepada BAZNAS Kota Makassar.

Pernyataan senada dikemukakan H.Waspada Santing. Dia mengharapkan bantuan yang diberikan BAZNAS Kota Makassar kepada  Nur Hairis Jaya ini jangan dilihat dari jumlahnya, melainkan niatan baik dari BAZNAS Kota Makassar turut meringankan kedua orang tuanya.

Seperti diketahui, kedua orang tua Nur Hairis Jaya berasal dari keluarga kurang mampu. Ayahnya, Jaya  Yunus. Pria kelahiran , 29 September 1994 ini adalah buruh harian lepas. Sementara ibunya Sarkia, kelahiran 30 September 1986 adalah ibu rumah tangga.

“Atas nama keluarga, saya mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Kota Makassar yang begitu peduli terhadap penderitaan anak saya. Semoga segala bantuan ini memberi berkah kepada anak saya, sekaligus kami berharap, nantinya dalam waktu yang tidak lama anak kami bisa normal kembali,” harap Sarkia. (din pattisahusiwa)

BAGIKAN
Berita sebelumyaDirzawa : Tiga Tahun, Kampung Zakat Sudah Harus Mandiri
Berita berikutnyaTechnical Meeting PHS Cup I, Tim UNM PHS Dapat Seeded 2 Berada di Pool H
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here