Makassar, Inspirasimakassar,com:

Tim Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Makassar dipimpin Kabid II Bidang  Pendistribusian dan Pemberdayaan, Astin Setiawan melakukan survei kepada Rosmini. Janda cerai hidup, dan tak beranak ini tinggal seorang diri  di Kelurahan Pai, RT 3, Jalan Kh.Jabbar Asyiri, Lorong Bahagia, Kecamatan Biringkanaya.

Asti Setiawan mengemukakan, tim BAZNAS yang dipimpinnya  turun mensurvei perempuan 50-an tahun itu, setelah menerima laporan warga, terkait kondisinya yang masuk kategori fakir, atau ekonomi lemah.

“Betul, setelah menerima laporan warga, kami langsung turun lapangan untuk melihat secara langsung kondisi Ibu Rosmini ini. Ternyata betul. Kondisi  rumahnya yang tak layak (sanitasi buruk), tidak memiliki identitas yang lengkap, sekaligus untuk makanan sehari hari berasal dari santunan warga sekitar,” tutur Astin Setiawan didampingi tim survei masing masing H.Arifuddin—Kepala Layanan Aktip BAZNAS (LAB), Sudirman  (Komandan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), Darmawati (staff), serta dibantu dua mahasiswa magang dari Universitas Islam Negeri (UIN) Makasar yakni Lisda dan Nita, Rabu 10 Agustus 2022.

Setelah melihat kondisi Rosmini, demikian Astin Setiawan, pihaknya langsung menyerahkan bantuan sementara. Selanjutnya, pihaknya akan melakukan kordinasi dengan pimpinan BAZNAS Kota Makassar untuk membicarakan,apakah akan memberikan bantuan bulanan, atau tidak.

“BAZNAS Kota Makassar berupaya memberikan bantuan berupa beras dan uang tunai setiap bulan, tetapi, tentunya setelah membahasnya dengan para pimpinan BAZNAS Kota Makassar. Kami juga akan melakukan koordinasi dengan pihak kelurahan PAI. Sebab, BAZNAS Kota Makassar akan memberikan bantuan, jika benar benar orang tersebut memiliki KTP Kota Makassar,” tambahnya.

Ketua BAZNAS Kota Makassar, HM.Ashar Tamanggong dikonfirmasi terpisah mengemukakan, pihaknya memberi kepercayaan kepada tim survei untuk meolihat secara langsung, apakah Rosmini layak atau tidak menerima bantuan dari lembaga pemerintah nonstruktral  yang dipimpinnya.

Yang jelas, ujar ATM—sapaan akrab HM Ashar  Tamanggong, penerima zakat, infak dan sedekah  dari BAZNAS Kota Makassar seperti tersirat dalam Al-Qur’an, surat At-Taubah ayat 60. Jika ditilik dari ayat 60 surat At-Taubah, maka mereka yang berhak  hanyalah untuk orang-orang fakir, atau mereka yang hampir tidak memiliki apa-apa, sehingga tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok hidup. Miskin– Mereka yang memiliki harta namun tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar untuk hidup. Amil-mereka yang mengumpulkan dan mendistribusikan zakat.

Termasuk para Mu’allaf-mereka yang baru masuk Islam dan membutuhkan bantuan untuk menguatkan dalam tauhid dan syariah. Hamba sahaya- Budak yang ingin memerdekakan dirinya. Gharimin- mereka yang berhutang untuk kebutuhan hidup dalam mempertahankan jiwa dan izzahnya. Fisabilillah- Mereka yang berjuang di jalan Allah dalam bentuk kegiatan dakwah, jihad dan sebagainya, dan Ibnu Sabil–mereka yang kehabisan biaya di perjalanan dalam ketaatan kepada Allah. (din pattisahusiwa)

BAGIKAN
Berita sebelumyaWabup Selayar Terima Piagam Penghargaan Dari Gubernur Sulsel
Berita berikutnyaKetua GANAS ANNAR MUI Sulsel Dukung Kapolda Sulsel Berantas Narkoba
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here