Makassar, inspirasimakassar.com:basdirBasdir

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Basdir mengemukakan, pelayanan pemerintah Kota Makassar menurun, sehingga infrastruktur mulai amburadul. Pernyataan Basri setelah melakukan reses III masa sidang III, Senin, 16 Juli 2018.

Legislator fraksi Demokrat ini melakukan reses di daerah pemilihan II mencakup Kecamatan Tallo, Bontoala, Ujungpandang, serta Kecamatan Wajo. Menurutnya, saat ini aspirasi masyarakat terbanyak mempersoalkan turunnya pelayanan pemkot yang ada di kecamatan dan kelurahan serta pelayanan kesehatan. Itupun berdasarkan laporan reses dewan kemarin.

“Saya hampir empat tahun di DPRD, begitu banyak persoalan yang dihadapi di masyarakat kita akhir-akhir ini utaamanya pelayanan pemkot dan Pelayanan BPJS, salah satunya adalah kalau kita sudah di rumah sakit tapi dirujuk kesana kemari alasannya penuh kamar. Pelayanan lurah dan camat juga dinilai lambat dalam pengurusan seperti PBB dan sebagainya,” tuturnya.

Basdir berharap pemerintah segera mengambil langkah dalam persoalan itu. Sehingga ada solusi yang diberikan agar pelayanan lebih ditingkatkan lagi.

“untuk pemerintah, inikan semua dianggarkan utamanya segi pelayanan, jangan ada masyarakat yang mengeluh karena persoalan pelayanan. Perbanyak loket, kasian kan kalau mengantri lama-lama yang sakit bukannya diobati cepat tapi tambah sakit,” tegasnya.
Begitupun yang dikatakan legislator Dapil Mamajang, Mariso, Tamalate, Hasanuddin Leo. Ia membeberkan laporan masyarakat yang mengeluhkan sekitar 80 persen jalan lingkungan yang ada di daerahnya berada dalam kondisi rusak. Untuk itu, diperlukan perawatan jalan tersebut. (sumbr bkm)

BAGIKAN
Berita sebelumyaWarga Islam Maluku-Makassar Halal Bi Halal
Berita berikutnyaLegislator PKS Makassar Minta Pihak Terkait Tol Layang Pettarani Duduk Bersama
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Anak bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan MUh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here