Makassar, Inspirasimakassarcom:

suasana seminar sehari(ist)

Peranan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) semakin penting dan signifikan dalam segala bidangkehidupan manusia. Masyarakat pun dituntut untuk mengikutinya dan diarahkan menuju information society. Konsep smart citypun hadir dan menjadi solusi cemerlang untuk mewujudkan hal itu. Konsep smart citymenawarkan indikator-indikator berbasis TIK untuk diterapkan dalam segala bidang di suatu kota agarkota tersebut menjadi kota yang maju dan modern.

Salah satu pihak yang dituntut untuk mewujudkannya adalah Pemerintah Kota. Penerapan TIK menuntut Pemerintah Kota untuk berperan aktif memberikan pelayanan informasi kepada publik. Tidak hanya pelayanan informasi, Pemerintah Kota juga harus dapat memimpin masyarakat untuk sama-sama membangun kota. Humas Pemerintah Kota pun maju di barisan terdepan sebagai pihak yang memang memiliki peran yang sesuai dengan tuntutan smart cityter sebut, yaitu mengimplementasikan Teknologi, Informasi, dan Komunikasi baik di kalangan internal Pemerintah Kota, maupun di kalangan eksternal.

Untuk maksud tersebut,praktisi Hubungan Masyarakat (Humas) lingkup Pemerintah Kota Makassar berkumpul membahas perkembangan dunia kehumasan di era revolusi industri 4.0. Kegatan bertajuk ” Forum Jurnalistik dan Organisasi perangkat Daerah” ini digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, di Hotel Aston Makassar, Selasa, 19 Maret 2019 itu dibuka Asisten Pemerintahan Kota Makassar, Andi Aziz Hasan.

Dua pemerhati media dihadirkan. Masing-masing Arqam Azikin dan Upi Asmaradhana, selaku akademi dan pengamat komunikasi.
“Saat ini kita telah masuk di era Revolusi Industri 4.0. Dimana teknologi memiliki peran yang begitu besar dalam keseharian

masyarakat. Namun, dari semua perubahan itu, narasi kehumasan harus narasi positif yang membangun serta menjunjung tinggi keadaban, kearifan, kreativitas, dan tanggung jawab sosial dalam mendekatkan pemerintah dan masyarakat,” tutur, Andi Aziz Hasan.

Andi Aziz Hasan menyebutkan, selain bertanggung jawab membangun reputasi organisasi, Humas juga memiliki tugas yang tidak kalah pentingnya, yakni memerangi hoaks, fitnah, termasuk ujaran kebencian.

Disisi lain, Ade Ismar Gober saat mewakili Kepala Dinas Infokom Makassar berharap, agar seluruh praktisi kehumasan di Pemkot Makassar saling bersinergi dan berkordinasi dalam pengembangan kompetensi kehumasan.

“Selain memiliki kemampuan berinteraksi dengan wartawan, tenaga humas yang ada di setiap OPD harus mampu memperkaya literasi dan mengolah dan memproduksi informasi, baik di kanal media mainstream maupun di kanal media sosial,” tutur Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Makassar ini. (tmo)

BAGIKAN
Berita sebelumyaErick Horas: Sandi Unggul
Berita berikutnyaWawali Makassar Apresiasi Festival Kachak
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here