Jakarta, Inspirasimakassar.com:

The 8th Annual Indonesia Economic Forum, akan mengungkap ide-ide terobosan baru yang akan mendorong perubahan, kemajuan dan pertumbuhan. Forum ini akan mempertemukan 1.000 pakar global, pemimpin bisnis, pembuat kebijakan, pemimpin pemikiran, dan pengusaha untuk bertukar pikiran dan menawarkan pandangan yang berlawanan tentang masa depan.

“Jelas bahwa teknologi adalah pendorong baru pertumbuhan ekonomi dan kemajuan sosial. Kami telah melihat gelombang pertama revolusi teknologi dengan Tokopedia, Gojek, dan Bukalapak menjadi unicorn. Gelombang revolusi teknologi berikutnya akan melibatkan lebih banyak industri dan bisnis,” tutur Founder dan CEO Indonesia Economic Forum, Shoeb Kagda.

The 8th Annual Indonesia Economic Forum akan diselenggarakan secara virtual pada 23-25 November 2021. Forum ini akan menghadirkan pembicara dan peserta dari seluruh dunia termasuk Amerika Serikat, Singapura, India, Indonesia, Jepang, Turki, dan Inggris.

Revolusi Teknologi tidak hanya mengubah perekonomian Indonesia tetapi juga masyarakat. Melalui teknologi, pekerjaan baru bertambah; model bisnis baru sedang dikembangkan; ide- ide baru sedang berkecambah; dan yang paling penting, kekayaan baru sedang diciptakan.

Dari fintech hingga cryptocurrency; dari healthtech ke edutech; dari sustainable finance hingga smart manufacturing; dari smart city hingga pariwisata, teknologi mendorong perubahan dengan sangat cepat, bahkan perubahan ini telah terjadi dalam skala besar beberapa tahun lalu.

Indonesia juga perlahan bangkit dari awan gelap Covid-19. Pemerintah telah berhasil mengendalikan Covid dan sekarang berharap untuk menghidupkan kembali pertumbuhan PDB.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto akan menyampaikan keynote address mengenai Perekonomian Indonesia Pasca-Covid: Penggerak Utama Pertumbuhan. Menteri Pariwisata dan Industri Kreatif, Sandiaga Uno akan menyampaikan keynote address kedua tentang The Future of Tourism.

Pembicara terkenal lainnya termasuk HE Suryo Pratomo, Duta Besar Indonesia untuk Singapura; Joel Shen, Partner, Withersworldwide; Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto; Dr.-Ing. Ilham Habibie, Chef Executive, Dewan ICT Nasional; Anne Taylor, K-12 Education Industry Advisor, Microsoft Asia Pacific; Wai Yeong Yau, Segment Marketing Manager, Intel Corporation; Aneesha Reihana, CEO, Co-Founder iBG Finance; Gita Wirjawan, Mantan Menteri Perdagangan (2011-204); Amit Saberwal, Founder Red Doorz; James Castle, Founder dan Chairman Castle Asia; Dino Patti Djalal, Chief Envoy of Clover Climate Alliance; dan Dr Alper Turken, CommScopeSenior VP, Service Provider, Asia Pacific & Europe, Middle East & Africa.

Indonesia Economic Forum juga bangga bekerja dengan mitra global termasuk Tokocrypto, Withersworldwide, Intel dan Microsoft untuk the 8th Annual Indonesia Economic Forum.

Jelas bahwa ekonomi digital akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus daya tarik utama bagi investasi asing langsung. Selama dua tahun terakhir, sektor ini telah menarik lebih dari US$2 miliar investasi dari pemain global seperti Google, Amazon, GIC, Temasek, Alibaba, Tencent, dan banyak lainnya.

Dalam revolusi teknologi saat ini, bahkan ide terkecil pun dapat menjadi besar dalam waktu cepat. Investor global mendanai perusahaan rintisan dengan ide-ide menarik, mempercepat proses yang belum pernah terjadi sebelumnya. Perusahaan rintisan hari ini dapat bergerak cepat menjadi unicorn hanya dalam beberapa tahun.

Tentang Indonesia Economic Forum

Indonesia Economic Forum (IEF) menyatukan para pemimpin bisnis, pembuat kebijakan, pengusaha dan pemrakarsa di Indonesia. Didirikan pada tahun 2014, IEF berfokus pada tema unik setiap tahunnya yang merupakan dasar dari kisah pertumbuhan Indonesia. IEF bertujuan untuk menciptakan informasi dan pengetahuan yang dapat membantu para pemimpin bisnis berkontribusi pada pertumbuhan perusahaan dan negara. Melalui platform digitalnya, IEF menjangkau lebih dari 1.000 pemimpin eksekutif dan pebisnis senior serta lebih dari satu juta pengikut di Indonesia. (Syarah Anira Ghazwani)

BAGIKAN
Berita sebelumyaKetua LSM Inakor Sulut Lapor PD Pasar Manado ke Kejaksaan
Berita berikutnyaSandiago Uno Apresiasi Capaian Vaksinasi Pemkab Toraja Utara
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, pemimpin perusahaan, dan penanggungjawab majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan memiliki dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa. Pernah diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar. Kini, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here