Anggota DPRD Selayar saa dilantik

Kepulauan Selayar, Inspirasimakassar.com
Kinerja anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepulauan Selayar sudah mulai dipertanyakan. Pasalnya, sejak beberapa bulan terakhir jarang sekali ada anggota dewan yang masuk berkantor.

Bahkan sumber Inspirasi menyebutkan,” sebagai pegawai di dewan merasa bingung. Sebab jarang sekali ada anggota DPRD yang masuk berkantor. Mereka datang, duduk, diam dan pulang. Masuk awal bulan karena mau terima gaji. “Malahan jika dihitung sejak dilantik pada 26 Agustus 2019 lalu, ada beberapa anggota dewan yang jarang kelihatan hadir di gedung rakyat ini.” ungkapnya saat disambangi media ini, Senin, 11 Februari sore. 
       Hal serupa juga diungkapkan oleh seorang pegawai di kantor itu. “Kita tidak bisa mau bilang apa. Kasihan pilihan rakyat. Dipilih untuk mewakili justru mereka setelah terpilih malas masuk kantor,” kata dia pesimis. Ironisnya lagi, tadi siang Kepala Madrasah Aliyah Negeri (MAN), Sofanul Hidayatullah, S.Ag, M.Ag datang untuk menemui Komisi II tetapi tak satupun dari komisi itu yang hadir. Hingga akhirnya dengan mimit kecewa ia memilih menemui Sekretaris DPRD Selayar, Andi Aswar, SH MH.” ungkap sumber yang tidak mau disebutkan identitasnya.
         Dihubungi melalui telfon genggamnya, Ketua Komisi II DPRD Selayar, H Andi Idris mengaku sedang berada di Makassar. “Kami saat ini sedang berada di Makassar persiapan ke Kendari, Sulawesi Tenggara untuk mengikuti Kongres Partai Amanat Nasional (PAN). Sedangkan dari partai lain juga sedang melakukan kunjungan kerja ke Balai Besar Perikanan di Maros. Sehingga hari ini, kita memang kosong anggota di Komisi II.” paparnya.


         Ia juga menambahkan bahwa tadi siang, Sekretaris DPRD sudah menyampaikan ke kami terkait kunjungan siswa MAN Selayar dan kami bersedia untuk menerima pada Senin (17 Februari) pekan depan. Terkait dugaan pemotongan bantuan sosial untuk orang jompo di Desa Kalepadang dan Desa Bontolebang dalam wilayah Kecamatan Bontoharu juga akan diagendakan pada Senin itu juga. Dan saya akan mengeluarkan surat undangan ke Dinas Sosial untuk melakukan klarifikasi.” imbuhnya.
         Dikonfirmasi via selulernya seputar kekosongan anggota Komisi II tadi siang Senin (10/02), Sekretaris DPRD Selayar, Andi Aswar, SH MH menegaskan,” Untuk Komisi II memang lagi sibuk. Ada yang ke Kendari untuk mengikuti Kongres PAN dan ada juga yang mengikuti pengembangan kapasitas di Univesitas Islam Makassar.” paparnya. “Mereka juga tidak seperti pegawai negeri.” tambahnya dia lagi. Aturan kehadirannya tersendiri sesuai dengan UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Yang kemudian ditindaklanjuti dengan PP Nomor 12 Tahun 2018. Sehingga itu yang menjadi pedoman dalam tata tertibnya. 
         Dan mereka wajib hadir jika ada rapat. Terkait kehadiran kepala MAN saya sudah menyampaikan bahwa yang seyogyanya menerima adalah Komisi II yang menangani pendidikan. Hanya saja mereka lagi menghadiri Kongres PAN di Kendari. Dan setelah dikomunikasikan dengan Ketua Komisi II, H Andi Idris, mereka akan diterima pada 17 Februari pekan depan. Komisi III juga saat ini sedang berada di Jakarta sedang Komisi I di Makassar. Mereka itu wajib hadir kalau ada rapat. Sebab jika tidak hadir mereka akan diberi sanksi oleh Dewan Kehormatan DPRD.” jelas Aswar. (M. Daeng Siudjung Nyulle)

BAGIKAN
Berita sebelumyaSepanjang Sejarah, XL Axiata Raih Rp25,15 Triliun
Berita berikutnyaKasus Pemotongan Bantuan Orang Jompo, DPRD Segera Panggil Dua Kepala Desa
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Ketua Ikatan Pemuda Pelajar Siri Sori Islam (IPPSSI) Makassar, Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here