Makassar, Inspirasimakassar.com:

Sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi terhadap standar mutu dan kapasitas terhadap penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dapat dilihat dari akreditasi institusi maupun program studi yang dibina.

Terkait dengan akreditasi, Rektor Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof Dr H Abdul Rahman Rahim, SE,MM, menyebutkan, Unismuh saat ini terus berusaha secara maksimal untuk mendorong peningkatan akreditasi seluruh prodi yang dibina.

Dikatakan, Unismuh sekarang ini telah membina 42 program studi dari 7 fakultas serta pascasarjana. Dari 42 progran studi, baru 4 program studi yang terakreditasi A.

Empat program studi yang terakreditasi A, yakni dua prodi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, yakni Prodi Administrasi Negara dan Prodi Ilmu Pemerintahan, satu prodi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, yakni Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia serta satu prodi di Fakultas Agama Islam, yakni Prodi Pendidikan Agama Islam.

Terkait dengan akreditasi prodi, dari 42 program studi, ada lagi 10-an prodi yang saat ini sudah terakreditasi B berpotensi untuk didorong akreditasinya menjadi A dan sekarang ini sebagian sudah berproses, kata rektor.

Menurut Prof Rahman Rahim, prodi yang berpotensi untuk didorong akreditasinya menjadi A, adalah Prodi Manajemen dan Studi Pembangunan (FEB), Kedokteran, Hukum Ekonomi Syariah (FAI), Agribisnis (Pertanian), Teknik Sipil (Teknik), Prodi Bahasa Inggris, PGSD, dan Matematika (FKIP) dan di Pascasarjana adalah Magister Manajemen, Magister Ilmu Administrasi Publik, serta Magister Pendidikan Bahasa Indonesia.

Selain itu, Unismuh juga telah berkomitmen untuk pengembangan sumber daya dosen untuk kegiatan-kegiatan penelitian dan pengabdian pada masyarakat. Untuk kegiatan penelitian dan pengabdian selain pihak universitas menyiapkan dana stimulus setiap tahun anggaran.

Dikatakan Prof Rahman, tahun ini ada sekitar 150 judul penelitian khusus bagi dosen muda yang dibiayai oleh universitas. Dan bagi dosen senior diharapkan dapat berkompetisi untuk mendapatkan dana hibah dari Kemenristekdikti RI.

Bagi rektor ini suatu kesyukuran, bahwa saat ini tidak hanya dosen yang berlomba-lomba untuk meningkatkan kapasitasnya tetapi juga mahasiswa. Dan terbukti prestasi mahasiswa Unismuh saat ini Unismuh versi Kemenristekdikti RI telah berada diperingkat ke 79 perguruan tinggi di Indonesia. (nasrullah)

BAGIKAN
Berita sebelumyaDr H Effendy Rasiyanto, Direktur Poltekes Muhammadiyah Makassar
Berita berikutnyaSoal Sampah, Fasruddin Dukug Langkag Pemkot
Wartawan kriminal dan politik harian Pedoman Rakyat Ujungpandang dan sejumlah harian di Kota Daeng Makassar, seperti Ujungpandang Ekspres (grup Fajar) dan Tempo. Saat ini menjadi pemimpin umum, penanggungjawab dan pemimpin redaksi majalah Inspirasi dan Website Inspirasimakassar.com. Sarjana pertanian yang juga Ketua Umum Senat Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) Al-Gazali--kini Universitas Islam Makassar ini menyelesaikan pendidikan SD di tanah kelahirannya Siri Sori Islam Saparua, SMP Negeri 2 Ambon, dan SPP-SPMA Negeri Ambon. Aktif di sejumlah organisasi baik intra maupun ekstra kampus. Di organisasi kedaerahan, bungsu dari tujuh bersaudara pasangan H Yahya Pattisahusiwa dan Hj.Saadia Tuhepaly ini beristrikan Ama Kaplale,SPT,MM dan dua orang anak masing-masing Syasa Diarani Yahma Pattisahusiwa dan Muh Fauzan Fahriyah Pattisahusiwa ini diamanahkan sebagai Humas Kerukunan Warga Islam Maluku (KWIM) Pusat Makassar dan Wakil Sekjen Kerukunan Keluarga Maluku (KKM) Makassar.

TINGGALKAN PESAN

Please enter your comment!
Please enter your name here